PROFESI-UNM.COM – Kegiatan Biologi Open Day (BODY) di FMIPA Universitas Negeri Makassar menarik peserta dari berbagai daerah pada (21/11). Salah satu peserta yang mengikuti lomba adalah Andi Afifa Kamilatunisa dari SMPN 2 Parepare.
“Saya Andi Afifa Kamilatunisa dari SMPN 2 Parepare kak,” tulisnya.
Afifa mengikuti kegiatan ini untuk mendapatkan pengalaman dalam dunia olimpiade. Ia menilai ajang tersebut menjadi kesempatan awal untuk mengembangkan kemampuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk mencari pengalaman dalam mengikuti olimpiade,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa BODY berperan penting dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuannya di bidang biologi. Kegiatan ini menurutnya membantu menghadapi kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.
“Dengan kegiatan ini saya dapat melatih kemampuan saya dalam ilmu pengetahuan alam khususnya biologi,” jelasnya.
Afifa menyebut dukungan guru dan orang tua menjadi faktor penting selama masa persiapan. Guru memberikan materi dan pendampingan, sedangkan orang tua memberi motivasi.
“Guru dari sekolah membantu dalam memberikan materi juga dukungan serta orang tua memberikan motivasi,” tulisnya.
Ia mulai mempersiapkan diri satu minggu sebelum lomba setelah menerima informasi kegiatan. Ia mempelajari materi dari panitia dan sekolah.
“Saya mulai menyiapkan diri satu minggu sebelum lomba. Saya belajar materi yang diberikan juga terdapat materi dari sekolah,” katanya.
Afifa mengaku mendapatkan pengalaman positif selama rangkaian acara, mulai dari pembukaan hingga perlombaan berlangsung.
“Saya mendapatkan pengalaman yang baik mulai dari saat pembukaan hingga perlombaan,” tulisnya.
Sementara itu, Ketua HMJ Biologi FMIPA UNM, Nurlisa Tahir, menjelaskan tujuan utama pelaksanaan BODY tahun ini. Ia menyampaikan tiga poin yang menjadi dasar kegiatan tersebut.
“Melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi, mengembangkan skill peserta, dan menjalin silaturahmi warga Biologi dengan masyarakat umum,” jelasnya.
Ia menegaskan BODY bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga ruang pengembangan diri bagi mahasiswa serta sarana membangun sportivitas dan relasi peserta dari luar kampus.
“Kegiatan ini wadah pengembangan diri dan pembentukan karakter mahasiswa. Di BODY diharapkan ada penguatan kebersamaan dan sportivitas,” ujarnya.
Nurlisa menyebut sejumlah pihak turut mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari birokrasi fakultas hingga elemen alumni dan media partner.
“Birokrasi, IKA Biologi, BKMB HMJ Biologi, demisioner, warga biologi serta sponsorship dan medpart,” tulisnya.
Ia menyampaikan bahwa perencanaan kegiatan telah dilakukan sejak awal kepengurusan. Koordinasi dilakukan melalui rapat dan komunikasi daring.
“Kami memang sudah mulai komunikasi dari awal. Koordinasi biasanya melalui rapat atau sosial media,” kata Nurlisa.
Ia mengaku tidak menemukan hambatan besar dalam pelaksanaan kegiatan dan seluruh proses dapat ditangani dengan baik.
“Alhamdulillah sejauh ini saya rasa tidak ada ji kak,” tulisnya.
Nurlisa menambahkan bahwa BODY memberi dampak positif bagi pengembangan minat siswa pada bidang biologi dan meningkatkan eksistensi organisasi.
“Kegiatan ini berdampak untuk pengembangan minat biologi adek-adek dan meningkatkan eksistensi lembaga,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Nur Awalul Nisa







