BEM UNM Suarakan Aspirasi Lewat Musikalisasi Puisi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 11 September 2025 - 11:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret peserta aksi saat beri aspirasi lewat musikalisasi puisi, (Foto : Florencya Alnisa Christin)

Potret peserta aksi saat beri aspirasi lewat musikalisasi puisi, (Foto : Florencya Alnisa Christin)

PROFESI-UNM.COM – Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi demonstrasi sebagai tindak lanjut isu 17+8, 12 tuntutan 1 September, serta rekomendasi LNHAM di depan Gedung Menara Pinisi, kemudian berlanjut di Flyover Makassar, Kamis (11/9).

Aksi ini dihadiri oleh Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) serta BEM dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH).

Berdasarkan pantauan kru LPM Profesi di lapangan, demonstrasi berlangsung dengan beragam rangkaian kegiatan, mulai dari orasi, pembacaan puisi, hingga ditutup dengan musikalisasi puisi yang semakin membangkitkan semangat massa.

“Negara saat ini menunjukkan bahwa demokrasi benar-benar mati. Dengan adanya represivitas aparat, supremasi sipil kehilangan kedaulatannya,” ungkap salah satu orator.

Selain orasi, tuntutan juga disampaikan dalam bentuk puisi, salah satunya dibawakan oleh tiga perwakilan mahasiswi FBS. Hal tersebut mendapat respons positif dari salah seorang demonstran yang menilai penyampaian aspirasi tidak harus dilakukan secara anarkis.

“Menurut pandangan saya, banyak yang berpikir harus membuat aksi viral atau anarkis agar didengarkan. Padahal, berpuisi saat aksi sama maknanya dengan membakar ban—sebagai simbol keresahan mahasiswa terhadap kondisi yang sedang terjadi,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  (FOTO) Aliansi Mahasiswa UNM Tolak Kenaikan Harga BBM

Di penghujung aksi, para demonstran menyalakan lilin sebagai bentuk belasungkawa bagi korban jiwa yang gugur dalam insiden 25 Agustus 2025.

“Ini adalah ungkapan belasungkawa secara simbolik kepada korban jiwa yang berjatuhan. Banyak rekan seperjuangan kita yang mati di tangan negara,” jelas Intan, salah satu orator aksi.

Reporter: Florencya Alnisa Christin

Berita Terkait

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
HMI Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Pendidikan Tinggi Dicopot atas Dugaan Pelanggaran Hukum
Ketua HMI Koorkom UNM Desak Copot Mendiktisaintek
HMI Korkom UNM Unjuk Rasa, Dua Ruas Jalan A. P. Pettarani Macet

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WITA

Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:56 WITA

Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol

Berita Terbaru

Potret Andi Fitri Novianti Wisudawan Terbaik FT UNM, ( Foto : Ist.)

Fakultas Tehnik

Jalur Patah Hati Antar Mahasiswi Jadi Wisudawan Terbaik FT

Kamis, 16 Apr 2026 - 23:53 WITA

Potret Plt Rektor Saat Memberikan Sambutan pada Ramah Tamah FMIPA, (Foto: Andi Mappasoko RD)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Farida Patittingi Ajak Alumni FMIPA Perkuat Karakter

Kamis, 16 Apr 2026 - 23:38 WITA

Potret Sambutan Plt. Rektor Farida Patitinggi di Ramah Tamah Lulusan Fakultas Bahasa dan Sastra, (Foto:Profesi.)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Plt Rektor Tegaskan Komitmen Dukung Pengembangan FBS pada Ramah Tamah Wisudawan

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:50 WITA