Aksi Perempuan Menggugat Negara Soroti Banyaknya Pelanggaran HAM di Indonesia

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Desember 2024 - 23:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demonstran dalam aksi, (foto: Nurul Adhani Ilham.)

Demonstran dalam aksi, (foto: Nurul Adhani Ilham.)

Demonstran dalam aksi, (foto: Nurul Adhani Ilham.)

PROFESI-UNM.COM – Dalam momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM), puluhan mahasiswa dan aktivis menggelar aksi damai dengan tema besar “Akhiri Impunitas: Perempuan Menggugat Negara”.

Aksi ini menyoroti kegagalan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan mendasar yang dialami oleh masyarakat, khususnya perempuan.

Muhammad Umar, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar (UNM) menyebut isu yang disuarakan dalam aksi tersebut mencakup berbagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia, mulai dari perampasan tanah di desa-desa hingga pelecehan seksual yang masih marak terjadi, bahkan di lingkungan kampus.

“Salah satunya perampasan tanah di desa-desa dan kemudian pelecehan seksual yang berada di dalam kampus sekalipun,” lanjut Umar.

Dalam aksinya, massa aksi menuntut pemerintah untuk mengambil langkah tegas dan konkret dalam menangani isu-isu yang telah menjadi momok bagi masyarakat. Mereka menekankan bahwa perjuangan ini tidak hanya untuk kepentingan perempuan, tetapi juga untuk keadilan sosial secara luas.

Baca Juga Berita :  Penuhi Tugas Mata Kuliah, Mahasiswa Sasindo 2016 Lakukan Pentas

“sebenarnya ini momentum peringatan hari HAM. Isu yang diangkat sebenarnya tidak berupa sektoral, yaitu multisektoral, semua,” tegas Umar.

Aksi yang berlangsung damai ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, dan aktivis HAM, yang bersama-sama menyerukan pentingnya mengakhiri impunitas terhadap perempuan.(*)

*Reporter: Nurul Adhani Ilham/Editor: Yusri saputra

Berita Terkait

Tak Percaya Mekanisme DPRD, Mahasiswa Pilih Simpan Tuntutan
Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi
UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK
Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional
Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:05 WITA

Tak Percaya Mekanisme DPRD, Mahasiswa Pilih Simpan Tuntutan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:04 WITA

UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:39 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:14 WITA

Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan

Berita Terbaru

Potret Dekan Fakultas Teknik, Jamaludin, memberikan Sambutan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT UNM Lepas 135 Wisudawan, 80 Raih Predikat Cumlaude

Senin, 13 Jul 2026 - 14:52 WITA

Pamflet Pendaftaran Sayembara Karya 2025, (Foto:Ist)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Genesis 25 FBS Buka Sayembara Karya Jelang Inaugurasi Angkatan

Minggu, 12 Jul 2026 - 23:14 WITA

Pamflet Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri 2026 Gelombang 2 FBS UNM, (Foto:Int)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Kouta Terbatas! Fakultas Bahasa dan Sastra Buka Seleksi Jalur Mandiri Gelombang Dua

Minggu, 12 Jul 2026 - 22:52 WITA