PROFESI-UNM.COM – Tradisi pembagian daging kurban menjadi salah satu ciri khas dalam perayaan Idul Adha di berbagai daerah. Kegiatan tersebut orang lakukan setelah penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Pada pelaksanaannya, panitia kurban biasanya membagikan daging kepada masyarakat sekitar, khususnya warga kurang mampu. Pembagian dilakukan secara merata agar manfaat kurban dapat masyarakat rasakan secara merata.
Selain menjadi bagian dari ibadah, tradisi tersebut juga memperlihatkan nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial. Warga turut terlibat dalam proses penyembelihan, pengemasan, hingga pendistribusian daging kurban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada beberapa daerah, pembagian daging kurban masih panitia lakukan secara langsung dari rumah ke rumah. Namun, sejumlah panitia mulai menerapkan sistem kupon untuk menghindari antrean panjang dan menjaga ketertiban saat pembagian berlangsung.
Selain pembagian daging kurban, masyarakat juga memanfaatkan momen Idul Adha untuk mempererat hubungan keluarga dan lingkungan sekitar. Tradisi makan bersama hingga silaturahmi masih menjadi bagian yang melekat dalam perayaan hari raya tersebut.
Hingga kini, tradisi pembagian daging kurban tetap menjadi salah satu bagian penting dalam perayaan Idul Adha. Karena mampu memperkuat rasa solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (*)
*Reporter: Muhammad Fauzan Akbar







