Penebangan Pohon Kian Marak, Alarm Bahaya bagi Lingkungan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penebangan pohon liar, (Foto: Ai.)

Ilustrasi penebangan pohon liar, (Foto: Ai.)

PROFESI-UNM.COM – Penebangan pohon yang terus berlangsung tanpa pengelolaan yang bijak menjadi salah satu penyebab utama kerusakan lingkungan. Aktivitas ini tidak hanya mengurangi tutupan hijau, tetapi juga mengganggu keseimbangan alam yang berdampak langsung pada kehidupan manusia.

Pohon memiliki peran penting dalam menjaga kualitas udara dengan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Ketika jumlah pohon semakin berkurang, kualitas udara menurun dan suhu lingkungan cenderung meningkat. Kondisi ini turut memperparah dampak pemanasan global yang saat ini semakin dirasakan di berbagai wilayah.

Selain itu, penebangan pohon secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan struktur tanah. Akar pohon berfungsi menahan tanah dan menyerap air hujan. Tanpa keberadaan pohon, risiko banjir dan tanah longsor meningkat, terutama di daerah perbukitan dan wilayah aliran sungai. Banyak bencana alam terjadi akibat hilangnya fungsi alami pohon sebagai pelindung lingkungan.

Dampak lain dari penebangan pohon adalah hilangnya habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Banyak satwa liar kehilangan tempat tinggal dan sumber makanan sehingga terancam punah. Ketidakseimbangan ekosistem ini dapat menimbulkan dampak lanjutan yang merugikan manusia, seperti berkurangnya keanekaragaman hayati.

Baca Juga Berita :  Buang Waktu? Buat Waktu Luangmu Lebih Bermanfaat Dari Sekarang

Upaya mengatasi permasalahan ini memerlukan keterlibatan semua pihak. Pemerintah perlu memperketat pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik penebangan liar, sementara masyarakat diharapkan lebih bijak dalam memanfaatkan hasil hutan. Program penanaman kembali pohon juga harus terus digalakkan sebagai langkah pemulihan lingkungan.

Kesadaran akan pentingnya menjaga pohon perlu ditanamkan sejak dini, terutama kepada generasi muda. Melalui edukasi lingkungan dan aksi nyata seperti gerakan menanam pohon, diharapkan kepedulian terhadap alam dapat terus meningkat. Menjaga pohon berarti menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlangsungan hidup di masa depan. (*)

*Reporter: Nur Mardatillah

Berita Terkait

Beasiswa Pendidikan 2026 Kembali Dibuka, Mahasiswa Miliki Banyak Peluang Kuliah Gratis
Olah Hormon Stress di Pagi Hari Tingkatkan Produktifitas Diri
Fenomena “Silent Productivity”: Cara Baru Mahasiswa Tetap Produktif Tanpa Tekanan
Cara Efektif Mahasiswa Mengatasi Ngantuk Saat Perkuliahan
Tips Menghadapi Musim Kemarau
Tips Menguasai Adobe Animate bagi Mahasiswa Desain Pemula
Kreativitas Mahasiswa Jadi Kunci Pengembangan Diri di Tengah Tantangan Akademik
Tips Mahasiswa Menghadapi Deadline Tugas yang Menumpuk
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:46 WITA

Beasiswa Pendidikan 2026 Kembali Dibuka, Mahasiswa Miliki Banyak Peluang Kuliah Gratis

Sabtu, 25 April 2026 - 22:00 WITA

Olah Hormon Stress di Pagi Hari Tingkatkan Produktifitas Diri

Senin, 20 April 2026 - 19:43 WITA

Fenomena “Silent Productivity”: Cara Baru Mahasiswa Tetap Produktif Tanpa Tekanan

Senin, 20 April 2026 - 19:28 WITA

Cara Efektif Mahasiswa Mengatasi Ngantuk Saat Perkuliahan

Jumat, 17 April 2026 - 01:39 WITA

Tips Menghadapi Musim Kemarau

Berita Terbaru

Potret Tim MP Ekolibrium Feb UNM setelah Meraih Prestasi Pada Ajang LEC 2026,(Foto:Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

MP Ekolibrium FEB Raih Prestasi di Lombok Essay Competition 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:02 WITA

Foto Bersama Mahasiswa dan Dosen Program Studi D4 Tata Boga FT UNM, (Foto: Ratna Wulandari)

Fakultas Teknik

Cipta Karya Boga Hadirkan Kolaborasi Mahasiswa, Industri, dan Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:40 WITA

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA