Tips Cerdas Mahasiswa Menghadapi Propaganda Digital

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mahasiswa saat menyaring Informasi digital, (Foto: Ai.)

Ilustrasi Mahasiswa saat menyaring Informasi digital, (Foto: Ai.)

PROFESI-UNM.COM — Arus informasi di media sosial bergerak cepat dan sering menghadirkan narasi yang menggugah emosi. Di tengah derasnya konten, mahasiswa perlu menjaga kejernihan berpikir agar tidak terjebak propaganda.

Tantangan ini menuntut kecakapan literasi media dan kedewasaan dalam menyikapi isu yang beredar di ruang publik kampus. Mahasiswa harus aktif menyaring informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Mahasiswa dapat memulai dengan membaca informasi secara utuh. Banyak orang terpancing judul provokatif lalu langsung membagikannya tanpa memahami konteks.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebiasaan membaca menyeluruh membantu mahasiswa melihat persoalan secara jernih dan menghindari kesimpulan tergesa-gesa. Sikap ini juga memperkuat kemampuan analisis dalam diskusi akademik.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa FIS-H Hukum Soroti Pentingnya HAM Digital dalam Kegiatan Penguatan Kapasitas

Langkah berikutnya, mahasiswa perlu menelusuri sumber informasi. Kredibilitas penulis, latar belakang media, dan rujukan data menentukan kualitas sebuah berita.

Mahasiswa juga sebaiknya membandingkan informasi dari beberapa sumber berbeda. Cara ini membantu mereka memperoleh gambaran yang lebih seimbang.

Selain itu, mahasiswa harus mampu membedakan fakta dan opini. Fakta bersandar pada data terverifikasi, sedangkan opini lahir dari sudut pandang tertentu.

Pemahaman tersebut membantu mahasiswa membangun argumen rasional dan tidak mudah terseret narasi sepihak. Diskusi pun menjadi lebih sehat dan berbasis data.

Baca Juga Berita :  Mekanisme Replikasi DNA dalam Ilmu Biologi

Pengendalian emosi juga memegang peran penting dalam menghadapi propaganda digital. Konten provokatif sering memanfaatkan kemarahan atau rasa takut pembaca.

Dengan mengambil jeda sebelum bereaksi, mahasiswa dapat menjaga kualitas percakapan tetap produktif. Kebiasaan ini melatih kedewasaan dalam bermedia sosial.

Sebagai bagian dari komunitas akademik, mahasiswa memiliki tanggung jawab merawat tradisi berpikir kritis. Budaya membaca, berdiskusi, dan merujuk data ilmiah harus terus tumbuh di kampus.

Melalui langkah sederhana namun konsisten, mahasiswa dapat menghadapi propaganda secara cerdas. Mereka pun memperkuat peran sebagai penjaga nalar di era digital. (*)

*Reporter: Yusri Saputra

 

Berita Terkait

Beasiswa Pendidikan 2026 Kembali Dibuka, Mahasiswa Miliki Banyak Peluang Kuliah Gratis
Olah Hormon Stress di Pagi Hari Tingkatkan Produktifitas Diri
Fenomena “Silent Productivity”: Cara Baru Mahasiswa Tetap Produktif Tanpa Tekanan
Cara Efektif Mahasiswa Mengatasi Ngantuk Saat Perkuliahan
Tips Menghadapi Musim Kemarau
Tips Menguasai Adobe Animate bagi Mahasiswa Desain Pemula
Kreativitas Mahasiswa Jadi Kunci Pengembangan Diri di Tengah Tantangan Akademik
Tips Mahasiswa Menghadapi Deadline Tugas yang Menumpuk
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:46 WITA

Beasiswa Pendidikan 2026 Kembali Dibuka, Mahasiswa Miliki Banyak Peluang Kuliah Gratis

Sabtu, 25 April 2026 - 22:00 WITA

Olah Hormon Stress di Pagi Hari Tingkatkan Produktifitas Diri

Senin, 20 April 2026 - 19:43 WITA

Fenomena “Silent Productivity”: Cara Baru Mahasiswa Tetap Produktif Tanpa Tekanan

Senin, 20 April 2026 - 19:28 WITA

Cara Efektif Mahasiswa Mengatasi Ngantuk Saat Perkuliahan

Jumat, 17 April 2026 - 01:39 WITA

Tips Menghadapi Musim Kemarau

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA