PROFESI-UNM.COM – Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Makassar (UNM) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PM) di SMA Islam Athirah Makassar pada Sabtu (23/08). Kegiatan ini menghadirkan sebanyak 20 guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari berbagai sekolah di Kota Makassar yang bergabung pada MBKG Kota Makassar.
Kegiatan mulai dengan sambutan Ketua ABKIN Sulawesi Selatan, Abdullah Sinring. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang pembelajaran sekaligus penyegaran kembali ilmu yang pernah dipelajari.
“Inilah momen untuk merefresh kembali pengetahuan kita. Dengan kegiatan ini, kita tidak hanya belajar, tetapi juga meneguhkan tekad menjadi guru BK yang mampu menciptakan lingkungan damai, aman, dan penuh kenyamanan bagi semua siswa,”. ungkapnya dalam sambutan.
Selanjutnya, kegiatan resmi dibuka oleh Ketua MBGK Kota Makassar, Saniasa, yang menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa transformasi peran guru BK sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman. Hal ini juga penting untuk menciptakan layanan bimbingan yang lebih humanis dan efektif.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, guru BK memiliki peran yang sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman dan membangun layanan yang humanis dan efektif,” ujarnya
Pada sesi pemateri pertama, Abdullah Pandang dan Qawiyyan Fitri membawakan tema tentang program mentoring sebaya. Mereka menekankan pentingnya strategi ini untuk membentuk kesantunan berbicara melalui teladan teman sebaya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan guru BK di Kota Makassar dapat memperkuat perannya tidak hanya sebagai konselor, tetapi juga sebagai fasilitator pembentukan karakter siswa. Dengan begitu, sekolah dapat menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuhnya sikap santun dalam berkomunikasi di kalangan siswa. (*)
*Reporter: Novita Febriyanti








