Unsulbar Turunkan UKT 50 Persen, Mensospol BEM UNM: UNM Juga Harus Keluarkan Kebijakan Radikal Seperti Unsulbar

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2020 - 13:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Pandemi virus Corona memang menyerang seluruh sendi kehidupan manusia, salah satunya sektor ekonomi. Kebijakan Rektor Unsulbar terkait pemotongan UKT 50 persen tentu menjadi kabar baik bagi mahasiswanya.

Rektor Unsulbar, Akhsan Djalaluddin mengambil kebijakan tersebut setelah mempertimbangkan Surat Keputusan (SK) Nomor 291/UN55/KP/2020 serta audiensi dengan aliansi mahasiswa Unsulbar.

Melalui SK baru yang Ia terbitkan pada tanggal 22 Juni, perihal tindak lanjut pelaksanaan kebijakan UKT semester ganjil 2020/2021. Salah satu poin dari SK tersebut menjelaskan, akan memberikan keringanan pembayaran UKT dalam bentuk subsidi UKT sebesar 50 persen yang diproses oleh sistem tanpa penyampaian permohonan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespon kebijakan Rektor Unsulbar, Mensospol BEM UNM, Risal Apandi juga turut mengapresiasi. Menurutnya, pihak UNM juga harus mengeluarkan kebijakan yang radikal seperti Rektor Unsulbar.

Baca Juga Berita :  Tim UNM Dapat Nominasi Juara di Ajang LETIN Ke-6

“Pihak UNM harus dengan gagah berani mengambil kebijakan, dengan tanpa menunggu kampus percontohan maupun intruksi dari kemendikbud. Toh, pada dasarnya tidak ada regulasi yang UNM langgar jika melakukan pemotongan UKT secara general seperti halnya Unsulbar. Maka dari itu, pihak UNM secara khusus, maupun PTN dan PTS lain harus mengambil kebijakan radikal, demi kemaslahatan bersama,” katanya, Rabu, (24/6).

Tuntutan LK se-UNM tentu punya sebab. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) mengungkapkan, berjalannya pembelajaran daring menjadi satu faktor mengapa UKT seharusnya digratiskan.

“Kami LK se-UNM punya landasan untuk penggratisan UKT semester depan. Pertama, anggaran semester yang tidak berjalan maksimal. Kedua, banyaknya orang tua yang terkena dampak Corona. Ketiga, model belajar daring notabenenya lebih murah biaya operasionalnya,” ungkapnya.

Baca Juga Berita :  Ajang Refreshing, Wanapanca FMIPA Adakan Pelatihan SRT

Kebijakan terkait UKT tentu harus UNM ambil. Sebab pandemi wabah Corona ini menyerang seluruh manusia tanpa pandang bulu.

Mahasiswi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) yang berinisial H contohnya. Orang tua H yang hanya berjualan di pasar turut mendapat imbas dari pandemi ini.

Ia mengaku, pendapatan orang tuanya turun akibat peraturan pembatasan jam pasar karena harus mengikuti standar protokoler Corona.

Sedangkan setiap tahunnya, Ia harus membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebanyak Rp6juta

“Kalau pas Corona ini turun karena pasar hanya buka sampai jam 12 siang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, jika penghasilan orang tuanya sebelum Corona rata-rata Rp.300 ribu perbulan. Namun saat ini, perbulannya Ia hanya mampu menghasilkan Rp.200 ribu perbulan. (*)

*Reporter: Muh. Sauki Maulana

Berita Terkait

1000 Karya dalam Satu Pameran, Padukan Kaligrafi Islam, Latin, dan Lontara
Dialog IPPM Pangkep, Pendidikan Dinilai Kian Tergeser dari Agenda Prioritas Negara
Mahasiswa Teknik Mesin UNM Nilai Workshop Self-Regulated Learning Efektif Cegah Risiko Drop Out
Guru Besar FSD Gelar Pameran Tunggal Kaligrafi
Workshop UTBK Perkuat Literasi Inggris Siswa Kelas XII
Pameran Tunggal Kaligrafi Hadirkan Nuansa Budaya dan Spiritualitas
Jawab Tantangan Zaman Digital, PK IMM FIS-H UNM Buka Pelatihan Pembuatan Web
Belajar di Balik Mikrofon, Mahasiswa UNM Cicipi Dunia Profesional Radio Insania
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:24 WITA

Dialog IPPM Pangkep, Pendidikan Dinilai Kian Tergeser dari Agenda Prioritas Negara

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:00 WITA

Mahasiswa Teknik Mesin UNM Nilai Workshop Self-Regulated Learning Efektif Cegah Risiko Drop Out

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:51 WITA

Guru Besar FSD Gelar Pameran Tunggal Kaligrafi

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:59 WITA

Workshop UTBK Perkuat Literasi Inggris Siswa Kelas XII

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:46 WITA

Pameran Tunggal Kaligrafi Hadirkan Nuansa Budaya dan Spiritualitas

Berita Terbaru

Potret Penulis: Muhammad Hilmi Assidiqy Yusuf, (Foto: Ist)

Opini

Quo Vadis Lembaga Kemahasiswaan : Masih Relevankah?

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:38 WITA

Pamflet Kegiatan Pelatihan Braille HMJ PKH FIP UNM, (Foto: Int)

KILAS LK

Sentuh Aksara, HMJ PKH FIP UNM Gelar Pelatihan Braille

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:17 WITA