Tradisi Aneka Ember Telur dalam Perayaan Maulid Nabi

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 6 September 2025 - 01:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret berbagai macam hiasan ember Maulid, (Foto: Int.)

Potret berbagai macam hiasan ember Maulid, (Foto: Int.)

 

PROFESI-UNM.COM – Aneka ember telur merupakan tradisi unik yang berkembang di sejumlah daerah di Indonesia. Tradisi ini menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan ditandai dengan penyusunan telur rebus berwarna-warni di dalam ember atau wadah besar. Telur-telur tersebut dihias menggunakan kertas warna, pita, dan ornamen lain, kemudian dibawa ke masjid atau lokasi perayaan untuk didoakan bersama.

Asal-usul tradisi ini diyakini telah ada sejak puluhan tahun lalu dan diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat. Telur dipilih sebagai simbol kehidupan dan keberkahan karena sifatnya yang mudah diperoleh dan tahan lama. Ember digunakan sebagai wadah karena mampu menampung banyak telur sekaligus memberikan ruang untuk menata hiasan yang menarik dan bervariasi.

Pelaksanaan tradisi dimulai ketika warga membawa ember berisi telur hias menuju lokasi acara. Telur ditancapkan pada batang bambu atau lidi yang ditata rapat di dalam ember dengan alas gabus atau tanah liat agar berdiri kokoh. Setiap keluarga biasanya menyiapkan satu atau lebih ember, sesuai kemampuan masing-masing. Sebelum acara doa dimulai, ember-ember tersebut dipajang di pelataran masjid sehingga masyarakat dapat melihat berbagai kreasi yang dibuat oleh warga. Beberapa ember dihiasi dengan tema warna cerah, bunga plastik, atau tulisan lafaz islami.

Tradisi ini memiliki makna sosial dan religius. Secara sosial, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga karena melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Secara religius, telur-telur yang dibawa melambangkan keberkahan dan dibagikan kepada jamaah sebagai bentuk sedekah. Setelah pembacaan shalawat dan riwayat Nabi, telur-telur itu dibagikan kepada anak-anak dan warga yang hadir, menjadi momen yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak.

Baca Juga Berita :  Tips Aman dan Nyaman Bepergian di Musim Hujan

Meskipun zaman semakin modern, tradisi aneka ember telur tetap bertahan di berbagai daerah. Pemerintah desa dan tokoh agama sering memberikan dukungan, baik melalui penyediaan fasilitas maupun pengaturan acara. Beberapa daerah bahkan mengadakan lomba menghias ember telur untuk menarik minat generasi muda agar tetap melestarikan tradisi ini. Dengan demikian, aneka ember telur tidak hanya menjadi simbol perayaan Maulid Nabi, tetapi juga bagian dari kearifan lokal yang memperkaya budaya Indonesia. (*)

*Reporter: Eka Septi Irianti

Berita Terkait

Strategi Mahasiswa Berwirausaha di Tengah Dunia Kampus
Menakar Kapasitas Pemimpin: 5 Langkah Memantaskan Diri Menjadi Ketua Umum
Meskipun Aktif Berorganisasi, Mahasiswa Tetap Harus Maksimalkan Persiapan UAS
Cara Bijak Mahasiswa Menggunakan Media Sosial di Era Digital
AI dan Wajah Baru Pembelajaran Mahasiswa di Indonesia
Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat di Era Digital
Tips Menjaga Kebersihan Kamar bagi Mahasiswa
Teknik Time Blocking Dalam Mengatur Tugas dan Persiapan Ujian
Berita ini 201 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:28 WITA

Strategi Mahasiswa Berwirausaha di Tengah Dunia Kampus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:46 WITA

Menakar Kapasitas Pemimpin: 5 Langkah Memantaskan Diri Menjadi Ketua Umum

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:39 WITA

Meskipun Aktif Berorganisasi, Mahasiswa Tetap Harus Maksimalkan Persiapan UAS

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:30 WITA

Cara Bijak Mahasiswa Menggunakan Media Sosial di Era Digital

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:51 WITA

AI dan Wajah Baru Pembelajaran Mahasiswa di Indonesia

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA