Tips Agar Tidak Mudah Lapar Saat Puasa

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 00:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Seseorang Menunggu Waktu Berbuka, (Foto: Int.)

Ilustrasi Seseorang Menunggu Waktu Berbuka, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM — Menjalankan ibadah puasa bukan hanya menahan haus dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran serta pengendalian diri. Meski demikian, rasa lapar sering menjadi tantangan, terutama bagi mahasiswa dengan aktivitas padat selama Ramadan.

Berikut beberapa tips untuk membantu menunda rasa lapar agar tetap fokus dan produktif sepanjang hari.

Pertama, perhatikan asupan saat sahur. Konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Jenis makanan ini dicerna perlahan sehingga energi dilepas secara bertahap. Selain itu, tambahkan protein seperti telur, tahu, tempe, dan daging tanpa lemak agar kenyang lebih stabil.

Kedua, penuhi kebutuhan cairan tubuh secara cukup. Minum air putih saat sahur dan berbuka membantu mencegah dehidrasi yang kerap terasa seperti lapar. Pola minum 2–4–2 dapat menjadi pilihan untuk menjaga keseimbangan cairan selama puasa.

Ketiga, batasi makanan tinggi gula sederhana saat sahur. Makanan manis memang memberi energi cepat, tetapi dapat memicu penurunan gula darah secara drastis. Akibatnya, rasa lapar muncul lebih cepat. Sebagai alternatif, pilih buah segar sebagai sumber gula alami serta serat.

Keempat, kelola aktivitas fisik dengan bijak. Kurangi aktivitas berat dan atur waktu istirahat agar energi tetap terjaga. Bagi mahasiswa, penyusunan jadwal kuliah dan organisasi secara teratur membantu menjaga stamina serta konsentrasi.

Baca Juga Berita :  Lolos PIMNAS ke-36, TIM PKM-PM UNM Minimalisir Sampah Lewat Ecobrick dan Biokonversi

Terakhir, alihkan perhatian dari rasa lapar melalui kegiatan positif seperti membaca, berdiskusi, atau mengikuti kajian. Aktivitas produktif membantu mengurangi fokus pada lapar sekaligus memberi nilai tambah secara intelektual dan spiritual.

Dengan pola makan sehat, manajemen waktu baik, serta keseimbangan aktivitas, rasa lapar saat puasa dapat dikendalikan secara optimal. Puasa pun dapat dijalani dengan lebih nyaman dan penuh makna. (*)

*Reporter: Rahmadani

Berita Terkait

Tips Agar Kuliah Terasa Lebih Cerah Saat Berangkat ke Kampus di Pagi Hari
Jejak Sejarah Almamater Kampus
Mahasiswa Agen Perubahan di Lingkungan Kampus dan Masyarakat
Transisi Kemandirian dan Tantangan di Era Digital
Inflasi Menggerus Daya Beli Mahasiswa, Pengeluaran Harian Kian Meningkat
Kenali Kandungan Aktif Sesuai Masalah Kulit
Euforia Piala Dunia Waktu Untuk Mahasiswa lepas Penat
Olahraga Menjadi Kunci Penting Untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Manusia
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:32 WITA

Tips Agar Kuliah Terasa Lebih Cerah Saat Berangkat ke Kampus di Pagi Hari

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:45 WITA

Jejak Sejarah Almamater Kampus

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:00 WITA

Mahasiswa Agen Perubahan di Lingkungan Kampus dan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:55 WITA

Transisi Kemandirian dan Tantangan di Era Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55 WITA

Inflasi Menggerus Daya Beli Mahasiswa, Pengeluaran Harian Kian Meningkat

Berita Terbaru

Potret Pamflet Pendaftaran Volunteer Kopma Festival 2026, (Foto:Int.)

Kopma

Kopma Festival 2026 Ajak Mahasiswa Jadi Volunteer

Senin, 22 Jun 2026 - 23:42 WITA

Potret Pamflet SI-KONSEN Manajemen, (Foto:Int.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Manajemen FEB Luncurkan SI-KONSEN, Permudah Mahasiswa Tentukan Konsentrasi Studi

Senin, 22 Jun 2026 - 23:31 WITA

Potret Sambutan Ketua Jurusan Seni  Rupa dan Desain, Irfan Ariffin dalam Pameran Tunggal, (Foto: Int.)

Fakultas Seni dan Desain

Suarakan Isu Lingkungan, Mahasiswa Seni Rupa Gelar Pameran Tunggal

Senin, 22 Jun 2026 - 23:12 WITA