PROFESI-UNM.COM – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Asosiasi MIPA LPTK Indonesia (AMLI) 2025 yang berlangsung sejak 1 November hingga 6 Desember 2025 kembali menjadi ajang prestasi bagi mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM). Arya, mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA UNM, berhasil meraih medali perunggu pada kategori Tilawatil Qur’an tingkat nasional.
Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Saintis Qur’ani yang Inovatif, Adaptif, dan Berdaya Saing Global”, kompetisi ini digelar secara daring dengan UNM sebagai tuan rumah penyelenggara tahun ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat diwawancara, Arya mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Perasaan saya tentunya sangat bahagia dan penuh rasa syukur. Alhamdulillah bisa menjadi salah satu yang mendapat medali dalam lomba ini, ” ungkapnya.
Menurutnya, motivasi utama mengikuti lomba ini bukan hanya sekadar prestasi, tetapi juga sebagai bentuk ibadah dan sarana mengukur kemampuan diri.
“Bagi saya lomba ini bernilai pahala, sekaligus ingin mengukur sejauh mana kemampuan saya jika bertemu dengan orang hebat lainnya di tingkat nasional. Dulu saya pernah ikut lomba tilawah di tingkat kabupaten saat SMA, lalu vakum, dan baru tahun ini kembali mencoba di tingkat nasional,” ucap Arya.
Terakhir, ia berharap bahwa prestasi yang didapatkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk ikut serta dalam lomba keagamaan atau setidaknya lebih giat belajar Al-Qur’an. Mengingat saat ini masih banyak yang minim dalam menerapkan tajwid saat membaca ayat suci Al-Qur’an.
“Saya berharap orang-orang juga dapat termotivasi untuk ikut lomba keagamaan seperti ini ataupun setidaknya termotivasi untuk belajar Al-Qur’an, apalagi di era sekarang masih banyak yang masih salah tajwidnya walaupun kelihatannya lancar,” harapnya. (*)
*Reporter : Nur Hafizhah/*Editor: Nur Syakika







