PROFESI-UNM.COM – Teknik pengambilan angle atau sudut pandang kamera menjadi salah satu unsur penting dalam dunia foto jurnalistik karena mampu memperkuat pesan berita yang disampaikan kepada publik.
Fotografi jurnalistik tidak sekadar mengabadikan peristiwa, tetapi juga menghadirkan fakta visual yang informatif, objektif, dan memiliki nilai berita.
Pemilihan sudut pengambilan gambar yang tepat dapat membantu fotografer menampilkan emosi, situasi, serta konteks peristiwa secara lebih jelas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut praktisi fotografi jurnalistik, terdapat beberapa teknik angle yang umum digunakan dalam peliputan berita. Eye level merupakan sudut pengambilan sejajar dengan mata objek yang memberikan kesan netral dan realistis.Teknik ini sering digunakan pada wawancara atau dokumentasi aktivitas masyarakat.
Sementara itu, teknik high angle diambil dari posisi lebih tinggi sehingga objek terlihat lebih kecil atau lemah.
Sudut ini kerap digunakan untuk menggambarkan keramaian massa, kondisi bencana, maupun situasi sosial tertentu.
Sebaliknya, low angle diambil dari posisi lebih rendah dari objek sehingga memberi kesan kuat, berwibawa, atau dominan. Teknik ini banyak dipakai saat memotret tokoh penting, aparat keamanan, atau momen kemenangan dalam peristiwa olahraga.
Selain itu, teknik bird eye view atau sudut pandang dari atas secara ekstrem mampu menampilkan keseluruhan lokasi kejadian secara luas.
Foto jenis ini dinilai efektif untuk peliputan demonstrasi, arus mudik, hingga kondisi wilayah terdampak bencana alam.
Pengamat media menilai bahwa keberhasilan foto jurnalistik tidak hanya ditentukan oleh kualitas kamera, tetapi juga kepekaan fotografer dalam memilih momen dan sudut pengambilan gambar.
Foto yang baik harus tetap memegang prinsip etika jurnalistik, yakni tidak merekayasa peristiwa serta menjaga keakuratan informasi.
Dengan perkembangan teknologi digital dan media daring, kebutuhan akan foto jurnalistik berkualitas semakin meningkat.
Oleh karena itu, penguasaan teknik angle menjadi keterampilan dasar yang wajib bagi setiap fotografer jurnalistik agar pesan visual dapat tersampaikan secara kuat, cepat, dan terpercaya kepada masyarakat.
Reporter: M. Zaky Asryan. A






