FOMO, Dampak Media Sosial yang Perlu Mahasiswa Waspadai

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Dua Orang Bermain Media Sosial, (Foto: Int.)

Potret Dua Orang Bermain Media Sosial, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Berbagai informasi, aktivitas, hingga pencapaian seseorang kini dapat orang lain lihat hanya melalui layar ponsel.

Kemudahan tersebut membuat banyak orang terus mengikuti perkembangan lingkungan sekitarnya. Tidak sedikit yang merasa perlu mengetahui berbagai hal agar tidak tertinggal informasi terbaru.

Kondisi tersebut melahirkan fenomena yang dikenal sebagai Fear of Missing Out (FOMO). Istilah ini merujuk pada perasaan khawatir ketika seseorang merasa tertinggal pengalaman, tren, atau aktivitas yang sedang orang lain jalani.

FOMO sering muncul saat seseorang melihat unggahan teman yang sedang berlibur, mengikuti kegiatan tertentu, atau meraih prestasi. Unggahan tersebut terkadang memunculkan keinginan untuk melakukan hal serupa.

Pada beberapa kasus, FOMO dapat membuat seseorang terus memeriksa media sosial. Kebiasaan tersebut berpotensi mengganggu waktu istirahat, konsentrasi belajar, maupun produktivitas sehari-hari.

Selain itu, FOMO juga dapat memunculkan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Padahal, setiap orang memiliki kondisi, tujuan, dan perjalanan hidup yang berbeda.

Baca Juga Berita :  Makna Dibalik Aksi Cuci Almamater dan Tutup Mulut Demonstran

Untuk mengurangi FOMO, seseorang dapat membatasi waktu penggunaan media sosial dan lebih fokus pada aktivitas yang bermanfaat. Pengembangan hobi serta peningkatan interaksi secara langsung juga dapat menjadi alternatif yang positif.

Melalui penggunaan media sosial yang bijak, seseorang tetap dapat memperoleh informasi tanpa harus merasa tertinggal dari orang lain. Kesadaran tersebut penting untuk menjaga kesehatan mental dan kenyamanan selama menjalani aktivitas sehari-hari. (*)

*Reporter: Muhammad Nasruddin

Berita Terkait

Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri
Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara
Bukan Cuma Introvert dan Ekstrovert, Kenali Sub-tipe Kepribadian Menurut Psikologi
Tips Mengontrol Pola Makan Setelah Lebaran Idul Adha
Pengaruh Musik terhadap Suasana Hati di Kalangan Remaja
Malam Hari Jadi Waktu Favorit Mahasiswa Menyelesaikan Tugas
Kebiasaan Mahasiswa yang Perlu Diterapkan Sejak Semester Awal
Beasiswa Gojek 2026 Buka Peluang Emas
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:46 WITA

Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:56 WITA

Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:52 WITA

Bukan Cuma Introvert dan Ekstrovert, Kenali Sub-tipe Kepribadian Menurut Psikologi

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:47 WITA

Tips Mengontrol Pola Makan Setelah Lebaran Idul Adha

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:18 WITA

Pengaruh Musik terhadap Suasana Hati di Kalangan Remaja

Berita Terbaru

Ilustrasi Mahasiswa Produktif di Tengah Libur Semester, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:46 WITA

Ilustrasi Gejala Batuk yang Dapat Muncul Akibat Paparan Polusi Udara, (Foto: Int.)

Berita Wiki

Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:56 WITA

Pamflet Pendaftaran Mahasiswa Baru Prodi Humas dan Komunikasi Digital, (Foto: Int.)

Fakutas Bahasa dan Sastra

Angkatan Pertama D-4 Humas dan Komunikasi Digital Resmi Dibuka

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:48 WITA

Ilustrasi Makan Bersama Setelah Shalat Idul Adha, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Tips Mengontrol Pola Makan Setelah Lebaran Idul Adha

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:47 WITA