Sultan: Guru Sekarang Harus Jelih Terhadap Dunia Digital.

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 November 2019 - 17:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Sadarkah Anda bahwa di zaman sekarang orang lebih mementingkan gawainya ketimbang masalah yang ada di sekitarnya?. Berdiskusi di kelas tapi pandangan terus ke gawai, kumpul dengan teman namun yang dilihat hanya gawainya masing-masing, bahkan nonton televise pun sambal melihat ponsel.

Perkembangan zaman menjadikan semua segala aktivitas manusia menjadi instan. Cukup dengan memainkan gawainya masing-masing, dijamin seluruh masalah bisa selesai. Hal ini diungkapkan Sekretaris Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sultan, pada Seminar Nasional Himaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) di Ballroom Menara Pinisi, Sabtu (16/11).

Baca Juga Berita :  Mahasiswa JBSI FBS UNM Kembali Helat OPen dan Pekan Pujangga Se-Sulselbar

“Siswa zaman sekarang hidup bergantung pada digital. Bahkan hidup seakan terasa hambar tanpa internet,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketergantungan orang di dunia maya juga diresahkan Sultan. Bahkan ia bergurau, orang yang sedang asik berselancar di dunia maya bisa sejenak melupakan kehidupan sosial yang di sekelilingnya.

“Orang-orang sekarang sulit sekali terlepas dengan HP. Bahkan suami sanggup meninggalkan istri selama lima hari, tetapi tidak sanggup meninggalkan HP meskipun sejam,” guraunya.

Baca Juga Berita :  Tidak Punya Beasiswa? Yuk Daftar Beasiswa DataPrint

Melihat fenomena ini, Sultan berharap agar para guru bisa jelih memanfaatkan kondisi sekarang. Dengan adanya internet, seharusnya bisa menjadi fasilitas awal untuk siswa mengerjakan tugas yang diberikan.

“Jadi, guru bahasa Indonesia nantinya harus memfasilitasi untuk mengeksplorasikan kasus kajian untuk diselesaikan kepada siswa,” harapnya.*

*Reporter: Indah Wardani Mustajab/ Editor: Ratu Fathonah Amalia

Berita Terkait

Jelang Milad ke-17, Persiapan Panitia Aksara FIP UNM Capai 80 Persen
Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal
LPM Profesi Hidupkan Kembali Lomba Setelah Vakum Sejak 2022
Hipma Gowa Komisariat UNM Gelar Nobar Film Pesta Babi, Soroti Dampak PSN di Papua
Ketua Umum Terpilih HMPS Pend. Ekonomi Tegaskan Pentingnya Solidaritas dalam Organisasi
Harumkan Almamater, HMSP FT Raih Dua Penghargaan di Ajang Civil Fest II
Pengurus Perempuan HMPS Seni Tari Kelola Kegiatan Hari Tari Dunia
Dukungan Terbatas, Tim SMK Laniang Tetap Ikut Lomba Tari Kreasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:14 WITA

Jelang Milad ke-17, Persiapan Panitia Aksara FIP UNM Capai 80 Persen

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:11 WITA

Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:03 WITA

LPM Profesi Hidupkan Kembali Lomba Setelah Vakum Sejak 2022

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:57 WITA

Hipma Gowa Komisariat UNM Gelar Nobar Film Pesta Babi, Soroti Dampak PSN di Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 15:52 WITA

Ketua Umum Terpilih HMPS Pend. Ekonomi Tegaskan Pentingnya Solidaritas dalam Organisasi

Berita Terbaru

Potret Bersama Para Pementas Aksara Tempo Lalu, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:11 WITA

Potret Basri Bodo, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Dekan FEB UNM Ungkap Data Pengangguran yang Didominasi Gen-Z

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:07 WITA

Potret Para Pengelola dan Demisioner Profesi UNM, (Foto: Dok. Profesi.)

KILAS LK

LPM Profesi Hidupkan Kembali Lomba Setelah Vakum Sejak 2022

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:03 WITA