Suarakan Reformasi Jilid 2, BEM Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Menara Pinisi

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Plt Pres BEM UNM saat Menggelar Aksi, (Foto: Muh Apdal Adriansyah)

Potret Plt Pres BEM UNM saat Menggelar Aksi, (Foto: Muh Apdal Adriansyah)

PROFESI-UNM.COM — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Menara Pinisi UNM pada Rabu, (19/26). Aksi turun ke jalan ini menjadi pemantik awal untuk menyuarakan gerakan Reformasi Jilid Dua sekaligus memperluas jaringan konsolidasi mahasiswa.

Pelaksana Tugas (Plt) Presiden BEM UNM, Nur Intan Maharani Ilyas, menjelaskan bahwa aksi yang internal kampus oranye bangun ini merupakan bentuk kampanye awal. Hal itu guna untuk merawat resistensi gerakan mahasiswa.

“Jadi aksi yang kawan-kawan dari BEM UNM bangun hari ini itu adalah aksi kampanye untuk menyuarakan terkait dengan, harapannya kita adalah reformasi jilid 2. Juga, untuk memperluas kembali jaringan konsolidasi. Jadi hari ini kita turun dulu dari internal UNM,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nur Intan membeberkan ada beberapa poin tuntutan utama yang menjadi sorotan penting dalam evaluasi kritis mahasiswa terhadap kondisi negara saat ini. Isu-isu nasional tersebut kemudian dirangkum ke dalam satu jargon besar gerakan.

Baca Juga Berita :  Maperwa Tegaskan Pemberhentian Presiden BEM UNM Bukan Keputusan Politis

“Kalau dilihat daripada green review nya, tuntutan utama ya terutama persoalan pemborosan APBN yang terkait dengan MBG (Makan Bergizi Gratis), kemudian Kabinet Merah Putih, terus RUU Polri yang kemarin disahkan. Makanya kita bungkus semua dia jadi satu reformasi jilid 2, Publik Indonesia Sekarang,” tambahnya.

BEM Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Menara Pinisi

Tidak hanya menyoroti isu nasional, massa aksi juga membentangkan spanduk penolakan terkait komersialisasi dan kebijakan anggaran di sektor pendidikan. BEM UNM secara tegas menolak wacana masuknya program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke dalam wilayah kampus. Hal tersebut karena berpotensi mengaburkan fokus pembenahan subsidi biaya kuliah mahasiswa.

“Sebelumnya ada kabar atau teriakan bahwasanya MBG itu akan masuk kampus, termasuk dengan kampus yang di sebelah itu sudah disuarakan oleh kawan-kawan mahasiswa. Jadi sebelum itu betul-betul terjadi di UNM, kita menjemput isu ini karena kita betul-betul menolak adanya MBG atau SPP/UKT masuk di dalam kampus,” tegasnya

Baca Juga Berita :  BEM UNM Terobos PKKMB, Soroti Tata Kelola Kampus

Menanggapi situasi nasional yang kerap dianalogikan sebagai “Indonesia Gelap” di bawah rezim pemerintahan Prabowo-Gibran. Nurintan menyayangkan gerakan mahasiswa yang belakangan ini sering kali hanya bersifat momentum belaka tanpa adanya keberlanjutan yang kuat. Oleh karena itu,  sebagai pemelihara nyala api perjuangan di Makassar.

“Sejak rezim Prabowo-Gibran dengan Kabinet Merah Putih ya sudah banyak sekali kemudian isu-isu yang kawan-kawan mahasiswa suarakan. Tapi sampai hari ini, saya rasa gerakan dari kawan-kawan itu kadang hanya momentum aja gitu. Jadi kawan-kawan hari ini dari Universitas Negeri Makassar berusaha untuk menjaga resistensi gerakan kita,” ujarnya.

Di akhir wawancara, ia menegaskan bahwa aksi unjuk rasa sore ini barulah sebuah permulaan. Ke depan, mahasiswa UNM berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga terjadi perubahan yang masif di Indonesia.

“Harapannya adalah kita bisa betul-betul sampai ke reformasi jilid 2 atau bahkan revolusi. Akan ada gelombang aksi yang lebih besar lagi,” kuncinya. (*)

*Reporter: Muh Apdal Adriansyah

Berita Terkait

Maperwa Tegaskan Pemberhentian Presiden BEM UNM Bukan Keputusan Politis
Aksi Serentak, Desak Pengusutan Kasus Kekerasan Aparat
Plt Presiden BEM Sampaikan Permintaan Maaf Atas Nama Rakyat Indonesia
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Presiden BEM FEB Terpilih, Siap Kawal Isu Mahasiswa dan Kaum Termarginalkan
Soroti Kasus Kekerasan Aparat, Mahasiswa Gelar Aksi Mosi Tidak Percaya Polri
Ketua Umum Terpilih BEM FT UNM Tekankan Budaya Diskusi dan Literasi
Presiden BEM Bantah Tuduhan Diktator, Klaim Dinamika BEM UNM Sarat Kepentingan Elit
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:59 WITA

Suarakan Reformasi Jilid 2, BEM Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Menara Pinisi

Kamis, 16 April 2026 - 23:04 WITA

Maperwa Tegaskan Pemberhentian Presiden BEM UNM Bukan Keputusan Politis

Selasa, 7 April 2026 - 09:25 WITA

Aksi Serentak, Desak Pengusutan Kasus Kekerasan Aparat

Senin, 6 April 2026 - 20:52 WITA

Plt Presiden BEM Sampaikan Permintaan Maaf Atas Nama Rakyat Indonesia

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Berita Terbaru

Potret peserta kegiatan yang mengamati sesi Run Inference of Gemma 4 Model on Cloud Run with RTX 6000 Pro GPU with vLLM, (Foto: Int.)

Lintas UNM

Build with AI 2026 Bekali Talenta AI Makassar

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:00 WITA

Ilustrasi sejumlah mahasiswa baru berdiskusi bersama di area kampus (Foto: AI)

wiki

Transisi Kemandirian dan Tantangan di Era Digital

Minggu, 14 Jun 2026 - 22:55 WITA

Potret Sardiah, Wisudawan Terbaik FEB Periode Juni, 2026 (Foto: Ist)

wisudawan terbaik

Mahasiswi Prodi Manajemen Raih Wisudawan Terbaik FEB Berkat IPK 3,95

Minggu, 14 Jun 2026 - 00:28 WITA

Surat Edaran Peninjauan Ulang UKT tahun 2026/2027, (Foto: Int.)

Info Akademik

UNM Tetapkan Mekanisme Peninjauan Ulang UKT 2026/2027

Sabtu, 13 Jun 2026 - 08:53 WITA