PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Teknologi Pendidikan (Himatep) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2026-2027 mengadakan kegiatan Bakti Sosial. Kegiatan ini berlangsung di Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, pada 27 Juli hingga 5 Agustus 2026.
Ketua Panitia, Agung Saputra, menjelaskan alasan desa tersebut terpilih menjadi lokasi kegiatan Baksos Himatep. Selain itu, Agung menilai terdapat beberapa kekurangan di area tersebut.
“Mengapa kami memilih Desa Mangepong sebagai lokasi Pengabdian pada Masyarakat (P2M).Karena yang pertama akses pendidikan yang belum merata dan jauh dari perkotaan. Selain itu, minimnya partisipasi masyarakat terhadap pendidikan,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Agung, sapaannya, menanggapi anggapan bahwa kegiatan tersebut hanya program tahunan. Mengenai hal tersebut, ia juga menjelaskan dampak yang akan masyarakat dapatkan, meskipun kegiatan telah berakhir.
“P2M biasanya banyak orang anggap sekedar program kerja pengabdian tahunan, tetapi kami Himatep akan lebih berfokus meningkatkan Kualitas pemberdayaan masyarakat. Juga, peningkatan kualitas pendidikan, baik dari segi peserta didik maupun tenaga pendidik,” ujarnya.
Mahasiswa angkatan 2025 tersebut menuturkan tolak ukur keberhasilan kegiatan tersebut. Selain itu, ia menyampaikan target perubahan yang diharapkan terjadi pada masyarakat setelah kegiatan selesai.
“Selain terlaksananya seluruh item kerja yang menjadi tolak ukur keberhasilan proker P2M. Juga, perubahan yang lebih besar yaitu mampunya masyarakat desa untuk mengembangkan potensi desa secara mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Muhammad Fauzan Akbar







