PROFESI-UNM.COM – Tahun 2026 membuka serangkaian peluang beasiswa baik di dalam negeri maupun luar negeri yang bisa dimanfaatkan mahasiswa aktif, calon mahasiswa, hingga lulusan baru. Dengan persaingan yang semakin ketat, persiapan sejak awal sangat penting agar peluang mendapatkan bantuan biaya pendidikan tidak terlewatkan.
Salah satu peluang yang menarik adalah dibukanya pendaftaran Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk program beasiswa 2026. Pendaftaran resmi buka pada 22 Januari hingga 23 Februari 2026 dan menghadirkan skema baru. Salah satunya yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Studies, Economics) untuk mendukung pembangunan SDM unggul Indonesia. Program ini juga mendorong skema co-funding untuk memperluas cakupan penerima dari jenjang magister hingga doktoral.
Kesempatan Emas Bagi Mahasiswa dan Calon Mahasiswa
Tidak hanya itu, sejumlah beasiswa luar negeri juga membuka pendaftaran awal tahun ini. Pemerintah Irlandia lewat program 2026 Government of Ireland International Education Scholarship akan menawarkan sekitar 60 beasiswa bagi mahasiswa internasional. Selain itu, untuk studi pascasarjana dengan tunjangan hingga €10.000 dan pembebasan biaya kuliah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, ada banyak beasiswa global lain yang masih menerima pendaftaran sepanjang awal 2026, meliputi peluang studi S2 dan S3 di berbagai negara serta program magang dan riset internasional. Beberapa di antaranya termasuk kesempatan studi di universitas anggota Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS). Kemudian menerima aplikasi hingga April 2026 dan sejumlah beasiswa penuh dari pemerintah Turki yang mulai buka dari Januari hingga Februari 2026.
Pendaftaran beasiswa di tahun 2026 mencakup berbagai jenjang pendidikan seperti diploma, sarjana (S1), magister (S2), doktor (S3), dan program penelitian. Kebanyakan program mencakup tunjangan biaya kuliah, biaya hidup, akomodasi, dan manfaat lainnya yang terancang untuk mendukung studi mahasiswa secara menyeluruh.
Bagi pelamar Indonesia, mempersiapkan dokumen seperti transkrip nilai, surat rekomendasi, statement of purpose. Selain itu, sertifikat kemampuan bahasa asing menjadi langkah penting agar dapat bersaing secara maksimal. Pemerintah maupun lembaga swasta juga menyarankan calon pendaftar untuk rutin memantau situs resmi masing-masing program agar tidak melewatkan tenggat waktu pendaftaran. (*)
*Reporter: Nur Mardatillah







