Massa Aksi Sebut Presiden Selalu Bandingkan Harga BBM Dalam dan Luar Negeri

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 10 September 2022 - 02:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Salah satu massa aksi Aliansi Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), Fazrinul mengatakan presiden selalu membandingkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia dengan di luar negeri. Padahal, ketika meninjau kemampuan finansial, Indonesia terbilang memiliki penghasilan yang lebih rendah.

“Masyarakat di luar negeri itu memiliki finansial melebihi Indonesia, di mana rata-rata penghasilannya di atas 26 juta rupiah, akan tetapi di Indonesia penghasilannya hanya sekitar 3-4 juta rupiah” tutur mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan itu.

Mahasiswa yang akrab disapa Fazri ini menerangkan, presiden juga menyatakan bahwa 80% elemen bersubsidi dinikmati masyarakat menengah ke atas. Hal ini menurutnya justru bentuk kecacatan berpikir, sebab masyarakat menengah ke bawah yang terkena imbasnya.

“BBM merupakan suatu kebutuhan primer. Apabila BBM naik maka kebutuhan pokok pun juga ikut naik” tambahnya.

Fazri mengatakan, masyarakat saat ini sedang kesusahan dalam finansial. Namun, pemerintah seolah menutup mata akan hal tersebut.

“Jikalau apa yang menjadi aspirasi mahasiswa tidak diindahkan pemerintah, yakin bahwa aliansi akan menggelar aksi yang lebih besar lagi” tegasnya.

Baca Juga Berita :  Satgas PPKS UNM telah Dibentuk, Bukti Komitmen Berantas Kekerasan Seksual

Mahasiswa asal Sinjai ini termotivasi untuk mengikuti aksi demonstrasi sebab pemerintah belum terlihat akan menurunkan harga BBM. Fazri berharap, seluruh elemen yang ada di negeri ini turun unjuk rasa, agar pemerintah mengetahui kesungguhan masyarakat dan akhirnya menurunkan harga BBM.

Aksi penolakan kenaikan Harga BBM ini digelar di jalan A.P. Pettarani di depan Menara Pinisi UNM, Jumat (9/9) pukul 14.00 sampai selesai. Aksi ini diikuti beberapa lembaga kemahasiswaan dengan jumlah sekitar 400 massa aksi. (*)

*Reporter: Firmansyah/Editor: Mujahidah

Berita Terkait

Tak Percaya Mekanisme DPRD, Mahasiswa Pilih Simpan Tuntutan
Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi
UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK
Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional
Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:05 WITA

Tak Percaya Mekanisme DPRD, Mahasiswa Pilih Simpan Tuntutan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:04 WITA

UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:39 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:14 WITA

Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan

Berita Terbaru

Foto Suasana Pembukaan OPEN dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Nur Hafizhah).

Himaprodi PBSI

Himaprodi PBSI Gelar OPEN dan Pekan Pujangga ke-13

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:45 WITA

Potret Farida pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Alyani Fajrina Nursyabri)

Universitas Negeri Makassar

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:37 WITA