PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Terpadu Universitas Negeri Makassar (UNM) Angkatan XXXI tahun 2025 menunjukkan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan penanaman dan pembagian bibit buah gratis di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sabtu (8/11).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret mahasiswa UNM dalam mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan ketahanan pangan lokal. Antusiasme tinggi terlihat dari masyarakat Kelurahan Kalebajeng dan Mata Allo yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Pantauan di lapangan memperlihatkan mahasiswa KKN-PPL UNM bersama aparat desa dan warga setempat bahu-membahu melakukan penanaman simbolis di sejumlah fasilitas umum. Tak hanya itu, ratusan bibit buah produktif juga dibagikan secara door-to-door kepada masyarakat agar dapat ditanam di pekarangan rumah masing-masing.
Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN-PPL Terpadu UNM Angkatan XXXI, Junaedi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan yang diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat Bajeng.
“Program ini adalah bentuk nyata pengabdian kami dari UNM untuk masyarakat. Kami tidak hanya ingin hadir secara fisik, tetapi juga meninggalkan sesuatu yang bisa tumbuh dan bermanfaat di masa depan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Junaedi menuturkan bahwa pemilihan bibit buah sebagai fokus kegiatan memiliki dua tujuan utama, yaitu aspek ekologi dan ekonomi.
“Kami berharap bibit buah ini dapat berkontribusi pada dua hal penting. Pertama, aspek ekologi untuk mendukung penghijauan, menciptakan lingkungan yang lebih asri, dan membantu penyerapan air. Kedua, aspek ekonomi karena jika bibit ini kita rawat hingga berbuah, hasilnya bisa masyarakat nikmati untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Bahkan ini dapat berpotensi menjadi nilai tambah ekonomi,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PPL UNM Angkatan XXXI berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan semakin meningkat.
Sinergi antara mahasiswa UNM dan masyarakat Kecamatan Bajeng menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat terwujud melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi generasi kini dan mendatang. (*)
*Reporter: Nur Mardatillah








