Mahasiswa FBS Jadi Korban Penipuan Berkedok Beasiswa PPA via SMS

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 29 April 2017 - 11:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penipuan via SMS – (Ilustrasi)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM, Samsidar menjadi korban dari penipuan via Short Message Service (SMS) terkait pendampingan penerima beasiswa PPA. Ia mengaku memperoleh pesan tersebut pada pukul 16.30 WITA, Jumat (28/4) sore.

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) itu mengatakan, setelah menerima pesan tersebut, langsung menghubungi nomor si pengirim untuk menjelaskan terkait pencairan dana akomodasi senilai Rp5 juta. Lantas, dirinya mendapat perintah untuk segera melakukan pembayaran via transfer bank.

“Saya dikasih nomor registrasi peserta untuk mencairkan dana akamodasi senilai lima juta. Saya diperintahkan ke ATM, saya pikir beliau menuntun saya untuk langsung mencairkan dana. Tetapi ternyata saya diminta cek saldo, saya memiliki 600 ribu dan saya diminta transfer sebanyak 598,757,” tambahnya.

Lanjut, ia menjelaskan, bukti transfer yang diterimanya diminta untuk dirobek tanpa alasan yang jelas. Namun, arahan tersebut tidak dipedulikan. “Ini bukti transfernya, sebenarnya saya disuruh robek-robek dan buang, tapi untungnya teman saya mengingatkan agar jangan dibuang,” jelas mahasiswa angkatan 2014 ini.

Berselang beberapa jam, Samsidar baru menyadari bahwa terdapat hal yang janggal dalam pesan tersebut. Pasalnya, beberapa temannya ramai membicarakan sms yang diperolehnya di salah satu grup sosial media. Di saat itu juga, dirinya baru tahu bahwa hal itu merupakan penipuan.

Baca Juga Berita :  Peringkat UNM Meningkat Versi 4ICU

“Pada saat temanku buka grup beasiswa PPA, saat itu sudah ramai mengenai info tersebut dan saat itu saya sadar mengenai semua keganjalan yang terjadi,” ucapnya.

Ia meminta agar informasi ini dapat disebar ke mahasiswa lain, dan berharap agar tidak ada lagi yang menjadi korban. “Iya terserah yang penting infonya tersebar dan tidak ada korban selanjutnya. Cukup saya saja yang jadi korban,” tutupnya. (*)


*Reporter: Muh. Agung Eka S

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
FBS Buka Penerimaan Mahasiswa Program Magister dan Doktoral
Evaluasi dan Persiapan Matang Bawa Izzah Insyirah Armin Jadi Mawapres 1 Vokasi FBS 2026
Andi Mir’atul Jannah Raih Mawapres FBS UNM 2026, Ungkap Rasa Bahagia dan Syukur
Wujudkan Generasi Global, Jurusan Bahasa Inggris Resmi Gelar Kompetisi Bisnis Internasional Berbasis Komunikasi Lintas Budaya
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Litcamp Vol. III Hadirkan Ruang Ekspresi dan Solidaritas Mahasiswa Sastra Inggris UNM
Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Selasa, 7 April 2026 - 21:11 WITA

FBS Buka Penerimaan Mahasiswa Program Magister dan Doktoral

Senin, 6 April 2026 - 21:53 WITA

Evaluasi dan Persiapan Matang Bawa Izzah Insyirah Armin Jadi Mawapres 1 Vokasi FBS 2026

Jumat, 3 April 2026 - 21:05 WITA

Andi Mir’atul Jannah Raih Mawapres FBS UNM 2026, Ungkap Rasa Bahagia dan Syukur

Kamis, 2 April 2026 - 23:51 WITA

Wujudkan Generasi Global, Jurusan Bahasa Inggris Resmi Gelar Kompetisi Bisnis Internasional Berbasis Komunikasi Lintas Budaya

Berita Terbaru

Potret Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Perguruan Tinggi Negeri

Tips dan Strategi untuk Lulus di Universitas Negeri Makassar

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:35 WITA

Potret Beberapa Obat Obatan, (Foto: Int.)

wiki

Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:29 WITA