PROFESI-UNM.COM – Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan resmi membuka pendaftaran beasiswa LPDP gelombang kedua bagi calon mahasiswa Indonesia tahun ini. Program tersebut diperuntukkan bagi jenjang magister dan doktoral pada berbagai perguruan tinggi dalam maupun luar negeri yang telah ditentukan.
Pendaftaran beasiswa LPDP gelombang kedua dijadwalkan berlangsung mulai Juni hingga Juli tahun 2026. Peserta diwajibkan melengkapi seluruh dokumen administrasi sesuai ketentuan sebelum batas akhir pendaftaran ditetapkan oleh penyelenggara program resmi nantinya.
Tahapan seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung sepanjang Agustus sebelum pengumuman hasil seleksi diumumkan kepada seluruh peserta pendaftar secara resmi nasional. Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti tahapan seleksi bakat skolastik serta wawancara substansi pada bulan berikutnya nanti secara bertahap.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seleksi bakat skolastik dan substansi diperkirakan berlangsung mulai September hingga November tahun dua ribu dua puluh enam mendatang secara nasional. Pengumuman akhir penerima beasiswa nantinya akan disampaikan setelah seluruh tahapan seleksi selesai dilaksanakan oleh pihak penyelenggara resmi program tersebut.
Beasiswa LPDP memberikan fasilitas pembiayaan pendidikan penuh serta dukungan biaya hidup selama penerima menjalani proses studi pada universitas tujuan masing masing. Selain pembiayaan akademik, penerima juga memperoleh program pengembangan kepemimpinan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia unggul nantinya.
Pihak penyelenggara mengimbau peserta memperhatikan ketentuan pendaftaran agar tidak mengalami kesalahan selama proses pengunggahan dokumen administrasi secara daring resmi. Ketelitian dalam melengkapi persyaratan dinilai penting karena kesalahan administrasi dapat menyebabkan peserta gagal mengikuti tahapan seleksi berikutnya nanti.
Pembukaan beasiswa LPDP gelombang kedua diharapkan memberikan kesempatan pendidikan lebih luas bagi mahasiswa Indonesia dari berbagai daerah nasional saat ini. Program tersebut juga diharapkan mampu mencetak generasi muda berkualitas yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa pada masa mendatang nanti. (*)
*Reporter: Ficka Aulia Khaerunnisa







