PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Aksara (Ajang Kreasi Seni, Sastra, dan Drama) di Gedung Mulo, Sabtu (16/5). Kegiatan ini menampilkan delapan pementasan sebagai hasil pembelajaran mata kuliah Apresiasi Prosa dan Drama.
Aksara menghadirkan karya dari dua program studi, yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD). PBSD menampilkan film Lakuna, sedangkan PBSI menampilkan tiga film, tiga dramatic reading, dan satu pementasan teater. Tiga film karya mahasiswa PBSI berjudul Titik, Kami (Bukan) Sarjana Kertas, dan Sketsa.
Sementara itu, dramatic reading yang dipentaskan adalah Ande-Ande Lumut, Perang, dan Laskar Pelangi serta pementasan teater berjudul Bersama Wajah Setan. Seluruh pertunjukan berhasil menarik perhatian mahasiswa, dosen, dan tamu undangan yang sangat memadati Gedung Mulo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua panitia, A. Aril Maulana, mengatakan bahwa Aksara tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana belajar bagi mahasiswa sebagai calon guru.
“Tujuan kegiatan Aksara ini bukan hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga menjadi bekal bagi kami sebagai calon guru agar tidak hanya memahami teori, melainkan siap mengajarkannya kepada peserta didik.”
Aril mengaku bangga melihat antusiasme penonton terhadap pementasan perdana yang menampilkan film, teater, dan dramatic reading.
“Kami sangat senang melihat antusiasme tamu yang hadir. Ternyata banyak peminat yang datang untuk menyaksikan karya pementasan pertama kami.”
Ia berharap Aksara dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai ruang bagi mahasiswa untuk berkarya dan menciptakan kenangan selama menempuh pendidikan.
“Semoga kegiatan Aksara bisa berlanjut setiap tahun agar mahasiswa tetap dapat berkarya dan menciptakan kenangan selama di bangku kuliah.” (*)
*Reporter: Febrianingsih Alsa Putri







