PROFESI-UNM.COM — Himpunan Mahasiswa Sosiologi (Himasos) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan Art For Equality bertempat di Taman FIS-H, Pada 09 – 10 Februari.
Ketua Bidang Gender Himasos, Alfira Ramadhani, menjelaskan bahwa Art For Equality merupakan wadah edukasi yang memadukan diskusi dan ekspresi seni. Menurutnya, isu gender tidak hanya sebatas dalam ruang-ruang formal, tetapi juga dapat disuarakan melalui karya kreatif.
“Art For Equality adalah program yang menggunakan seni sebagai media untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesetaraan dan inklusivitas,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menambahkan bahwa tema “Seni dalam Kesetaraan” sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan gender mendapat pengkajian lebih lanjut. Pengkajian ini dapat melalui teater, monolog, hingga visual art. Kegiatan ini menyasar mahasiswa Sosiologi serta masyarakat umum agar lebih peka terhadap isu diskriminasi dan ketidakadilan.
“Isu gender tidak hanya bisa digali dalam ruangan, tetapi juga bisa diekspresikan melalui seni agar pesannya lebih luas dan membumi,” tambahnya.
Alfira berharap kegiatan tersebut mampu mendorong kesadaran kolektif untuk menghapus stigma dan diskriminasi terhadap kelompok rentan.
“Kami berharap isu-isu gender terus kita pelajari bersama agar tercipta lingkungan yang lebih adil dan setara tanpa memandang gender maupun identitas seseorang,” harapnya.
Agenda terakhir dengan sesi kolaborasi, pameran seni, bedah buku Perempuan di Titik Nol, serta penampilan monolog dan teater “Sumarah” yang dipentaskan di area taman fakultas. (*)
*Reporter: Muh Fachri Akbar D.







