PROFESI-UNM.COM – Ketua Panitia Harlah ke-50 Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM), Andi Mappasoko RD, mengevaluasi pelaksanaan Harlah ke-50 yang berlangsung pada Selasa (7/7) di Hotel Four Points.
Coko, sapaanya, mengaku lega setelah panitia menyelesaikan persiapan selama tiga bulan. Meski menghadapi sejumlah kendala.
“Sangat senang dan lega pastinya akhirnya hal yang sudah dirancang selama 3 bulan ini dapat terlaksanakan, tapi di samping itu juga pasti ada aja hambatan yang membuatnya tidak semulus itu untuk menyelesaikan acara tersebut,” ujar Mappasoko saat diwawancarai, Rabu (8/7).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mappasoko mengatakan komunikasi dan pengelolaan waktu menjadi tantangan utama selama persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Panitia terus melakukan evaluasi agar setiap kendala tidak menghambat jalannya acara.
“Kinerja kami sering kali terhambat dengan komunikasi. Itu merupakan salah satu tantangan yang kami panitia rasakan,” katanya.
Mappasoko menilai respons peserta cukup beragam. Banyak peserta menikmati suasana kebersamaan lintas generasi bersama sivitas akademika UNM dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Sebagian lainnya menilai pelaksanaan kegiatan masih memiliki kekurangan. Penilaian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi panitia.
Mappasoko berharap Harlah ke-50 memberi dampak positif bagi LPM Profesi UNM. Ia menilai kegiatan tersebut dapat mempererat silaturahmi antargenerasi sekaligus menjadi bahan pembelajaran untuk penyelenggaraan kegiatan berikutnya.
“Harapannya pastinya semoga dari acara tersebut LPM Profesi UNM bisa lebih maju dalam berbagai aspek. Dan juga saya harap dari acara tersebut bisa menjadi pengikat kembali untuk silaturahmi bagi semua generasi yang ada dan juga bagi kampus untuk bisa solid dan bekerja sama untuk menciptakan ruang publik yang baik pula nantinya. Semoga juga di kepanitian selanjutnya bisa lebih baik lagi,” tutup Mappasoko. (*)
*Reporter: Husnul Khatimah Hidir






