PROFESI-UNM.COM – Alumni Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM), Faisal Palapa, mendorong LPM Profesi untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Hal itu Ia sampaikan pada malam puncak Hari Lahir (Harlah) ke-50 LPM Profesi UNM yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Selasa (7/7).
Dalam sambutannya, Faisal mengenang perkembangan media LPM Profesi dari masa ke masa. Menurutnya, ukuran kemajuan organisasi pada setiap periode kepengurusan tercermin dari produktivitas penerbitan.
“Kami dulu berkompetisi melalui karya. Dari dua kali terbit dalam setahun, kemudian tiga kali, hingga pada era saya menjadi enam kali setahun. Setelah itu lahir radio sebagai bagian dari pengembangan media Profesi,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Faisal berharap momentum 50 tahun menjadi titik lahirnya terobosan baru bagi LPM Profesi. Ia menilai organisasi tersebut tidak hanya berperan sebagai unit kegiatan mahasiswa, tetapi juga sebagai ruang belajar dan tempat lahirnya gagasan-gagasan yang memberi dampak bagi kampus.
“Profesi adalah tempat belajar, tempat bertumbuh, dan sikap kritis harus tetap kita jaga. Profesi juga harus mencatat setiap sejarah yang terjadi di kampus,” tuturnya.
Menurutnya, kemajuan teknologi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi media kampus. Ia mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah cara media menjangkau pembaca, sehingga pengelola perlu memahami karakter audiens dan menghadirkan konten yang lebih relevan serta berani.
“Teknologi tidak hanya membawa kecepatan distribusi informasi, tetapi juga membantu media menemukan audiensnya. Karena itu, pengelola sekarang harus mampu menghadirkan konten yang lebih berani,” katanya. (*)
*Reporter: Nur Mardatillah







