PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi membuka Program Studi Industri Musik jenjang Sarjana yang berada di bawah naungan Jurusan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni dan Desain (FSD). Pembukaan program studi melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 711/B/O/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 20 Juli 2026 (03/08).
Kehadiran Program Studi Industri Musik menjadi langkah baru dalam menjawab perkembangan industri kreatif yang terus berkembang. Program studi ini sebagai ruang pendidikan tinggi yang mengintegrasikan kreativitas musikal. Adapun berbagai aspek pendukung industri, mulai dari teknologi, produksi, manajemen, hingga kewirausahaan.
Program Studi Industri Musik menjadi yang pertama di Indonesia yang menggunakan nomenklatur resmi “Program Studi Industri Musik” jenjang sarjana. Capaian tersebut memperkuat posisi UNM sebagai salah satu perguruan tinggi yang menghadirkan inovasi pengembangan di bidang seni dan industri kreatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui kurikulum yang sesuai kebutuhan industri, mahasiswa nantinya juga memiliki kompetensi dalam pengelolaan industri musik secara menyeluruh. Pendekatan tersebut mampu menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perubahan teknologi dan dinamika pasar kreatif.
Pembukaan program studi ini juga mencerminkan komitmen Fakultas Seni dan Desain UNM dalam memperluas pilihan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Integrasi antara seni, teknologi, dan kewirausahaan menjadi salah satu fokus utama untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang kompetitif di tingkat nasional maupun global.
Selain membuka peluang akademik baru bagi calon mahasiswa, Program Studi Industri Musik jadi wadah lahirnya inovasi, kolaborasi, serta pengembangan ekosistem industri musik yang berkelanjutan. Keberadaannya memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.
UNM menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengembangan pendidikan tinggi. Kampus juga siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri musik nasional maupun global. (*)
*Reporter : M. Yaskhur







