Ketua MTI, Mulyono Beberkan 3 Penunjang Transportasi Beradab di Seminar Transportasi HMSP FT UNM

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 12 November 2019 - 09:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (HMSP FT UNM) menggelar Seminar Nasional Transportasi, Senin (11/11). Kegiatan yang mengangkat tema ‘Manajemenen dan Inovasi Infrastruktur Untuk Mewujudkan Sistem Peradaban Transportasi Berkelanjutan yang Lebih Baik di Era Industri 4.0’ ini digelar di ruang teater Menara Pinisi UNM lantai 3.

Ketua HMSP, La Ode Zainul Syahputra mengatakan seminar ini ditujukan agar para mahasiswa mengetahui manajemen dan inovasi infrastruktur untuk sistem peradaban transportasi yang lebih baik. “Sebagai intropeksi diri bagi kita jika kita hari ini yang masih belum tertib sebagai pengguna jalan,” ujarnya.

Seminar nasional ini menghadirkan tiga orang pemateri. Diantaranya kepala pusat studi transportasi dan logistik UGM sekaligus ketua masyarakat transportasi Indonesia, Agus Taufik Mulyono, dosen FT UNM, Qadriathi Dg. Bau, dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Fahlevi Yusuf.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sela-sela materinya, Agus Taufik Mulyono mengatakan ada 3 hal komponen penting dalam transportasi yaitu simpul, ruang, dan pelayanan.

Baca Juga Berita :  Tiga Robot Mahasiswa FT Lolos Semifinal Kontes Robot Indonesia Regional Bandung

Simpul transportasi diantaranya terminal, pelabuhan, bandara, stasiun, pintu tol, halte, dan agen. Ruang transportasi seperti jaringan jalan dan jelan rel kereta api, jalur pelayanan, dan jalur penerbangan.

Kemudian pelayanan yakni travel time, waiting time, keselamatan, keterjangkauan biaya, kelancaran dan ketertiban, kemantapan, keadilan, kesehatan, dan kepastian hukum.

Selain itu, ia juga menjelaskan pilar dan sasaran perencanaan transportasi berkelanjutan. Tiga pilar yang ia jelaskan yakni ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Sasaran perencanaan transportasi berkelanjutan yakni keberagaman sistem transportasi, integrasi sistem transportasi, keterjangkauan, efisiensi sumber daya, pricing dan prioritas yang efisien dan efektif, aksesibilitas guna lahan, efisiensi operasional, serta perencanaan yang komprehensif dan inklusif,”

Sementara itu, Kadishub Sulsel, Fahlevi Yusuf mengatakan untuk menjawab perdaban transportasi berkelanjutan, maka perlu mempertimbangkan sembilan hal. Regulasi, SDM, data informasi, teknologi, mitigasi risiko, keputusan, infrastruktur, dan pelayanan.

Regulasi perlu tersedia, lengkap, tidak menghambat, dan legal. Kemudian antisipasi percepatan teknologi dan geopolitik.

Baca Juga Berita :  Yunasri Ridho: Lulusan Sekolah Legislatif Harus Bisa Mengawasi Kerja Legislatif Pemerintah

“Walau sarananya baik, tetapi kita sebagai user/pengguna jalan tidak tertib berlalu lintas maka tidak akan ada peradaban transportasi yang berkelanjutan,” katanya.

Senada dengan itu, Dosen Teknik Sipil UNM Qadriathi Dg Bau menekankan kepada generasi milennial untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalu-lintas. Menurutnya, kecelakaan lalu lintas maupun pelanggaran lalu lintas di beberapa provinsi dilakukan oleh usia produktif atau generasi millenial di atas 50 persen.

“Generasi millenial perlu menyadari kedudukan sebagai penentu keberadaban transportasi yang berkelanjutan,” katanya.

Seminar nasional transportasi ini dihadiri oleh sekitar 600 orang peserta dari berbagai universitas baik S1, tingkat pascasarjana, berbagai instansi maupun konsultan.

Selain itu juga dihadiri oleh mitra mahasiswa Makassar, perwakilan dari lembaga-lembaga kemahasiswaan se-UNM, Dirlantas Polda Sulsel, ATKP Makassar, Perwwakilan BPTD Wilayah XIX Sulselbar, Balai Besar Jalan Sulsel, Perwakilan Kepala RS Bhayangkara, Dinas Perhubungan kab/kota se sulsel, serta perwakilan dari kantor syahbandar. (*)

*Reporter: Andi Dela Irmawati

Berita Terkait

Harumkan Almamater, HMSP FT Raih Dua Penghargaan di Ajang Civil Fest II
Pengurus Perempuan HMPS Seni Tari Kelola Kegiatan Hari Tari Dunia
Dukungan Terbatas, Tim SMK Laniang Tetap Ikut Lomba Tari Kreasi
Lomba Tari Kreasi HMPS Seni Tari UNM Libatkan Pelajar Se-Sulselbar
Menwa Gelar Dikladas Angkatan LVI
Plt Rektor Tegaskan Jam Aturan Malam
Mahasiswa Matematika FMIPA Rayakan Kebersamaan melalui INVE25 SIMETRIA
BEM Kema FSD Soroti Pembatasan Aktivitas Mahasiswa
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:35 WITA

Pengurus Perempuan HMPS Seni Tari Kelola Kegiatan Hari Tari Dunia

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:32 WITA

Dukungan Terbatas, Tim SMK Laniang Tetap Ikut Lomba Tari Kreasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:26 WITA

Lomba Tari Kreasi HMPS Seni Tari UNM Libatkan Pelajar Se-Sulselbar

Selasa, 21 April 2026 - 13:17 WITA

Menwa Gelar Dikladas Angkatan LVI

Rabu, 15 April 2026 - 01:25 WITA

Plt Rektor Tegaskan Jam Aturan Malam

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA