Kesadaran Kolektif Menghadapi Pelecehan Kampus

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar mahasiswa korban pelecehan, (Foto: AI).

Gambar mahasiswa korban pelecehan, (Foto: AI).

PROFESI-UNM.COM – Kampus dikenal sebagai ruang akademik yang seharusnya menjadi tempat menimba ilmu, membangun relasi sehat, serta mengembangkan potensi mahasiswa. Namun, berbagai laporan menunjukkan bahwa pelecehan, baik dalam bentuk verbal, non-verbal, hingga fisik, masih dapat terjadi di lingkungan pendidikan tinggi. Hal ini menjadikan kesadaran mahasiswa terhadap pencegahan pelecehan sebagai aspek penting yang perlu diperhatikan sejak awal.

Menghindari pelecehan di kampus dapat dimulai dengan membangun kesadaran terhadap hak pribadi. Mahasiswa perlu memahami bahwa setiap individu memiliki batasan yang harus dihormati. Rasa tidak nyaman ketika menghadapi perkataan, tatapan, atau tindakan tertentu adalah sinyal penting yang tidak boleh diabaikan. Menolak dengan tegas serta menjaga jarak dari orang yang berperilaku melecehkan merupakan bentuk pertahanan awal yang dapat dilakukan.

Baca Juga Berita :  LPM Profesi UNM Pererat Silaturahmi Melalui Buka Puasa Bersama

Lingkungan pertemanan dan organisasi kampus juga berperan besar dalam membentuk ruang yang aman. Relasi yang sehat ditandai dengan komunikasi terbuka, saling menghormati, dan menghindari candaan yang merendahkan martabat. Jika terjadi situasi yang membuat tidak nyaman, mahasiswa dianjurkan untuk menyampaikan keberatan secara langsung agar pelaku memahami batasannya. Keberanian untuk berbicara dapat mencegah pelecehan berulang di kemudian hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, keberadaan lembaga resmi di kampus seperti pusat konseling, unit layanan pengaduan, atau komisi etika menjadi wadah penting untuk melaporkan tindakan pelecehan. Dengan menggunakan jalur formal, laporan mahasiswa akan tercatat secara sah dan memungkinkan pihak kampus mengambil langkah penindakan. Mekanisme ini juga memberi perlindungan hukum serta dukungan psikologis bagi korban agar tidak merasa sendirian menghadapi situasi sulit.

Baca Juga Berita :  [Profesi Wiki] Yuk Kenali Sintaks Model Pembelajaran PBL

Tidak kalah penting, mahasiswa juga dapat memperkuat jaringan dukungan melalui solidaritas antar teman. Budaya saling menjaga, peduli, dan berani membela korban pelecehan akan menciptakan rasa aman yang lebih luas. Kampus sebagai institusi pendidikan juga diharapkan aktif menyelenggarakan sosialisasi, seminar, atau pelatihan mengenai pencegahan pelecehan agar mahasiswa memiliki pengetahuan yang memadai.

Dengan membangun kesadaran kolektif dan dukungan bersama, lingkungan kampus dapat menjadi ruang yang bebas dari rasa takut. Pencegahan pelecehan bukan hanya tanggung jawab korban, melainkan tanggung jawab seluruh civitas akademika. Hanya dengan cara itu, kampus benar-benar dapat berfungsi sebagai tempat yang mendukung proses belajar, riset, dan pengembangan diri secara optimal. (*)

*Reporter: Ibnu Qayyum Abdullah

Berita Terkait

Kesehatan Mental Jadi Fondasi Mahasiswa Menghadapi Tantangan Akademik
Menilik Sejarah Moto Profesi Lewat Sumbangsih Ide Dekan FBS
Badai Rezim Orde Baru Jadi Salah Satu Dinamika Pasang Surut Buletin LPM Profesi
Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat
Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:44 WITA

Kesehatan Mental Jadi Fondasi Mahasiswa Menghadapi Tantangan Akademik

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:20 WITA

Menilik Sejarah Moto Profesi Lewat Sumbangsih Ide Dekan FBS

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:17 WITA

Badai Rezim Orde Baru Jadi Salah Satu Dinamika Pasang Surut Buletin LPM Profesi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:40 WITA

Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Berita Terbaru

Foto Bersama Benny Subiantoro Bersama Pengelola Profesi, (Foto: Florencya Alnisa Christin).

Kilas Kampus

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:05 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Sedang Mengelola Keuangan, (Foto : Ai.)

Berita Wiki

Kuliah Finansial Nyata Cara Mahasiswa Taklukkan Ujian Akhir Bulan

Minggu, 19 Jul 2026 - 22:30 WITA