PROFESI-UNM.COM – Kebiasaan begadang menjelang pengumpulan tugas masih menjadi fenomena yang umum di kalangan mahasiswa. Padatnya jadwal kuliah, organisasi, hingga kebiasaan menunda pekerjaan sering kali membuat mahasiswa harus menyelesaikan tugas hingga larut malam.
Menjelang masa pengumpulan tugas atau ujian, banyak mahasiswa memilih tetap terjaga demi menyelesaikan laporan, presentasi, maupun revisi tugas kuliah. Tidak sedikit pula mahasiswa yang menghabiskan malam di kafe, perpustakaan, atau kos untuk mengerjakan tugas bersama teman-temannya.
Fenomena ini menjadi bagian dari kehidupan perkuliahan yang dianggap biasa oleh sebagian mahasiswa. Namun, kebiasaan tersebut tetap memberikan dampak terhadap kondisi fisik maupun konsentrasi saat mengikuti perkuliahan keesokan harinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain faktor tugas yang menumpuk, penggunaan media sosial dan kebiasaan menunda pekerjaan juga menjadi penyebab mahasiswa lebih sering begadang. Sebagian mahasiswa merasa lebih fokus mengerjakan tugas pada malam hari karena suasana yang lebih tenang dan minim gangguan.
Di sisi lain, budaya begadang terkadang dianggap sebagai bagian dari perjuangan mahasiswa selama masa kuliah. Meski demikian, kebiasaan tidur tidak teratur dalam jangka panjang dapat memengaruhi kesehatan dan produktivitas.
Fenomena mahasiswa begadang menjelang deadline menunjukkan bahwa tekanan akademik masih menjadi tantangan yang sering dihadapi mahasiswa. Oleh karena itu, kemampuan mengatur waktu dan menjaga keseimbangan aktivitas dinilai penting agar proses belajar tetap berjalan secara optimal. (*)
*Reporter: Nurul Adhani Ilham







