Kebijakan Subsidi UKT Dikecam Netizen

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 13 Agustus 2016 - 14:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komentar netizen di Facebbok terkait Subsidi UKT untuk anak dosen dan pegawai UNM - (Foto: Ist)
Komentar netizen di Facebbok terkait Subsidi UKT untuk anak dosen dan pegawai UNM – (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Kebijakan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) mengenai subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT), yang diperuntukkan kepada mahasiswa angkatan 2016, Kamis (4/8) lalu menuai kecaman netizen. Pasalnya mahasiswa yang merupakan anak dosen dan pegawai yang telah terdaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dikalangan UNM mendapat potongan sebanyak lima puluh persen.

Kebijakan tersebut merupakan kebijakan inisiatif. Seperti yang dijelaskan Rektor UNM, Husain Syam bahwa ini adalah penghargaan yang diberikan kepada dosen dan pegawai yang mengabdi. “Ini bentuk penghormatan kepada keluarga besar UNM yang telah mengabdikan diri,” jelasnya

Namun salah satu netizen, Pipink menilai kebijakan tersebut tidak adil. Karena yang mendapat potongan hanya anak dari PNS UNM. “Kalo Penghargaan? TOLONG BERI SUBSIDI GRATIS BAGI ANAK PEGAWAI PEMBERSIH KAMPUS… INTINYA MEMANG TIDAK ADIL… YANG KURANG MAMPU SEMAKIN DIPERBERAT… YANG SUDAH MENCUKUPI DIRINGANKAN… LOGIKANYA DIMANA,” tulisnya di kolom komentar di fanpage LPM Profesi UNM

Senada dengan Pipink, Wahyu Suaib berharap jika ada kebijakan seperti ini, harusnya beberapa golongan juga tersentuh. Bukan hanya PNS.”yg lain juga tawwa, jgn cuma anak dosen sama pegawai, yg kurg mampu yg lain juga dibantu, yg jalur mandiri juga, kalo lewatmi 8 semester, SPP nya mi saja, jgnmi BOP nya lagi, mohon dipertimbangkan pak rektor,” komentarnya Namun berbeda dengan netizen ini.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa FSD UNM Resah, Wadah Penyampaian Aspirasi Melalui Mural Dipersempit

Muhammad Wahyu Setiawan memilih berfikir positif mengenai kebijakan tersebut. “Jangan menilai hanya dari satu sudut pandang saja kawan. Cek dulu kebenarnya, dari mana dana yang dipakai untuk mensubsidi mahasiswa anak dosen dan pegawai tersebut, kalau ternyata dana yang di pakai untuk mensubsidi anak mereka itu adalah gaji mereka sendiri, yaa sudah. Apanya yang salah. Pesan: jangan asal bersuara, cari kebenarannya dulu.” jelasnya. (*)


*Reporter : Rosni Armin

Berita Terkait

HMJ PGSD Soroti Program Makan Siang Gratis di Panggung Inaugurasi
Mahasiswa Ekonomi Pembangunan FEB Raih Juara 1 Pada Ecofest 2026
Dekan FEB UNM Ungkap Data Pengangguran yang Didominasi Gen-Z
Aksara 2026 Suguhkan Delapan Pementasan, Mahasiswa JBSI Tampilkan Karya Terbaik
Profesi UNM Gelar Lomba Gratis agar Mahasiswa Tak Terhalang Biaya
Salah Satu Mahasiswi Statistika 24 Raih Beasiswa Bank Indonesia 2026
Tim UNM Raih Juara 1 Lomba Economic Debate Festival 2026
Mahasiswi Tata Boga Juara 1 Bento Cake Competition Konsep Disney
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 10:33 WITA

HMJ PGSD Soroti Program Makan Siang Gratis di Panggung Inaugurasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:03 WITA

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan FEB Raih Juara 1 Pada Ecofest 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:07 WITA

Dekan FEB UNM Ungkap Data Pengangguran yang Didominasi Gen-Z

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:22 WITA

Aksara 2026 Suguhkan Delapan Pementasan, Mahasiswa JBSI Tampilkan Karya Terbaik

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:15 WITA

Profesi UNM Gelar Lomba Gratis agar Mahasiswa Tak Terhalang Biaya

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama Setelah Inaugurasi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

HMJ PGSD Soroti Program Makan Siang Gratis di Panggung Inaugurasi

Senin, 18 Mei 2026 - 10:33 WITA

Potret Akbar Juara 1 Lomba 3 Minutes Paper Presentation Ecofest 2026, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan FEB Raih Juara 1 Pada Ecofest 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:03 WITA