Kebijakan RUU KUHAP Picu Gelombang Protes Mahasiswa UNM

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Intan saat menyampaikan orasinya tentang kebijakan Penolakan RUU KUHAP, (Foto: Muh. Apdal Adriansyah.)

Potret Intan saat menyampaikan orasinya tentang kebijakan Penolakan RUU KUHAP, (Foto: Muh. Apdal Adriansyah.)

 

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi bersama seluruh BEM Fakultas UNM, mereka menuntut kebijakan ‘Tolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)’. Aksi ini berlangsung di Fly Over Pettarani, Selasa (5/8).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Intan sebagai mahasiswi sekaligus staff riset dan pengembangan organisasi BEM UNM mengungkapkan tuntutan utama dari demo penolakan RUU KUHAP. Ia menyoroti pasal-pasal apa yang menjadi sorotan protes mahasiswa.

 

“Yang menjadi topik utama aksi kami adalah RUU KUHAP, yaitu banyak sekali pasal-pasal yang bermasalah karena proses revisi dan perancangan RUU secara ugal-ugalan. Pasal-pasal bermasalah itu dapat menyebabkan impunitas aparat negara seperti TNI, Polri, dan Kejaksaan, serta melemahkan supremasi hukum atau sipil,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  BEM FE UNM Aksi Desak Pimpinan Perbaiki Sarpras

 

Hal ini juga berpengaruh pada maraknya penggunaan simbol one piece. Menurut Intan dari media yang beredar, ini sebagai salah satu bentuk masyarakat menunjukkan ketidakpuasan.

 

“Maknanya ada beberapa cocoklogi sih, One Piece kan aslinya adalah simbol kebebasan, mereka berlayar tanpa campur tangan negara. Terlihat dari media, justru simbol perlawanan ini terkibarkan bersama bendera Merah Putih sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintah yang mengekang kebebasan masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga Berita :  21 Perguruan Tinggi Hadiri Rapimnas Ikahimatika Indonesia 2018

 

Terakhir, Mahasiswi ini mengungkapkan langkah yang akan diambil apabila pemerintah tetap kekeuh memberlakukan kebijakan RUU KUHP. Ia secara gamblang menyerukan aksi selanjutnya apabila pemerintah tetap acuh tak acuh pada penolakan masyarakat.

 

“Tuntutan kami ini selain untuk mengedukasi masyarakat juga sebagai bentuk penyampaian kepada pemerintah untuk menolak pengesahan RUU ini. Jika RUU ini tetap disahkan, kita akan kembali dengan gelombang massa yang lebih besar,” ungkapnya. (*)

 

*Reporter : Nurkhaerunnisa Aszahra Saleh

Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
HMI Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Pendidikan Tinggi Dicopot atas Dugaan Pelanggaran Hukum
Ketua HMI Koorkom UNM Desak Copot Mendiktisaintek
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WITA

Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Ilustrasi mahasiswi melakukan perawatan wajah menggunakan rangkaian produk skincare, (Foto: AI.)

Tak Berkategori

Mahasiswa Kian Peduli Perawatan Wajah Melalui Skincare

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:18 WITA

Ilustrasi Seseorang sedang Berolahraga, (Foto: AI)

wiki

Langkah Menjaga Berat Badan Saat Waktu Libur

Jumat, 5 Jun 2026 - 01:19 WITA