Jaga Tubuh Dengan Tidur Sebelum Jam 11 Malam

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 00:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Teseorang yang Tidur Nyenyak, (Foto: Int.)

Ilustrasi Teseorang yang Tidur Nyenyak, (Foto: Int.)

 

PROFESI-UNM.COM – Tidur merupakan kebutuhan biologis yang sangat penting bagi kesehatan fisik dan mental manusia. Namun, bukan hanya durasi tidur yang menentukan kualitasnya, tetapi juga waktu tidur.

Para ahli kesehatan merekomendasikan untuk mulai tidur sebelum pukul 23.00 atau jam 11 malam karena pada jam-jam tersebut, tubuh memasuki fase pemulihan dan regenerasi yang optimal. Tidur lebih awal terbukti memberikan banyak manfaat bagi berbagai sistem organ tubuh yang bekerja aktif saat malam hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu organ yang sangat diuntungkan dari tidur sebelum jam 23.00 adalah hati. Pada kisaran pukul 23.00 hingga 03.00, hati menjalankan fungsi detoksifikasi, yaitu membersihkan racun dan zat berbahaya dari darah.

Jika seseorang sudah tertidur dalam kondisi relaks sebelum proses ini dimulai, maka detoksifikasi berlangsung lebih efektif. Sebaliknya, jika seseorang masih terjaga, kerja hati menjadi terganggu dan racun dapat menumpuk dalam tubuh.

Selain hati, sistem limfatik juga bekerja maksimal di malam hari. Sistem ini bertugas membersihkan otak dari zat sisa metabolisme dan membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga Berita :  IPPM Pangkep Koordinator UNM Soroti Ketimpangan Pendidikan Daerah

Tidur Sebelum Jam 11 Malam

Tidur lebih awal memungkinkan sistem limfatik bekerja lebih efisien, sehingga risiko peradangan, infeksi, dan gangguan neurologis bisa ditekan. Ini juga menjadi alasan mengapa tidur yang cukup berhubungan erat dengan kejernihan berpikir dan kesehatan mental.

Jantung sebagai pusat sirkulasi darah juga memperoleh manfaat besar dari tidur sebelum tengah malam. Pada malam hari, detak jantung dan tekanan darah akan menurun secara alami saat tidur, memberi waktu bagi jantung untuk beristirahat.

Jika pola tidur terganggu atau terlalu larut, ritme ini menjadi tidak seimbang, sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dalam jangka panjang.

Otak juga menjalani proses konsolidasi memori saat seseorang tertidur, khususnya di fase tidur nyenyak (deep sleep) yang biasanya dimulai sekitar pukul 22.00 hingga 02.00.

Dengan tidur lebih awal, otak memiliki waktu yang cukup untuk menyusun informasi baru, memperkuat ingatan, dan memproses emosi. Inilah mengapa orang yang tidur cukup cenderung lebih fokus, produktif, dan stabil secara emosional keesokan harinya.

Tidur lebih awal juga membantu menjaga keseimbangan hormon, terutama melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur dan bangun. Produksi melatonin mulai meningkat sekitar pukul 21.00 dan mencapai puncaknya sekitar pukul 23.00.

Baca Juga Berita :  bangunan 35 Tahun Tanpa Renovasi, Asrama Kampus 5 Kian Memprihatinkan

Jika seseorang belum tidur di waktu tersebut, produksi hormon bisa terganggu, yang pada akhirnya memengaruhi kualitas tidur, metabolisme, dan bahkan suasana hati.

Selain itu, kulit sebagai organ terluar juga mengalami regenerasi sel secara maksimal saat tidur malam. Proses perbaikan jaringan kulit berlangsung paling aktif sekitar pukul 22.00 hingga 02.00.

Oleh karena itu, tidur sebelum jam 11 malam bisa membantu memperlambat penuaan dini, menjaga kelembapan kulit, dan mencegah munculnya jerawat atau peradangan kulit lainnya.

Secara keseluruhan, tidur sebelum pukul 23.00 bukan hanya soal kebiasaan baik, tetapi juga berkaitan erat dengan ritme sirkadian alami tubuh. Dengan mengikuti jam biologis tubuh, organ-organ vital dapat berfungsi optimal dalam proses pemulihan, sehingga meningkatkan kualitas hidup, daya tahan tubuh, dan keseimbangan mental. Maka dari itu, membiasakan tidur lebih awal adalah investasi kesehatan jangka panjang yang sangat berharga. (*)

*Reporter: Insyiraah Putri Aeni Hs

Berita Terkait

Tips Menyimpan Sayuran agar Tetap Awet bagi Anak Kos Tanpa Kulkas
Tips Menghadapi Cuaca Panas Saat Beraktivitas di Kampus
Kenali Beberapa Beasiswa Pemerintah yang Bisa Jadi Pilihan untuk Melanjutkan Pendidikan
Siap KKN? Ini 5 Langkah yang Perlu Dipersiapkan Mahasiswa
Cara Menghadapi Ketakutan Presentasi di Depan Kelas
Tingkatkan Peluang Lolos, Ini Langkah Mempersiapkan Seleksi Beasiswa
Inovasi Mahasiswa Dorong Solusi Kreatif bagi Masyarakat
Suka Manis Tetap Bisa Diet dengan Pilihan yang Lebih Sehat
Berita ini 242 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:35 WITA

Tips Menyimpan Sayuran agar Tetap Awet bagi Anak Kos Tanpa Kulkas

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:11 WITA

Tips Menghadapi Cuaca Panas Saat Beraktivitas di Kampus

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:54 WITA

Kenali Beberapa Beasiswa Pemerintah yang Bisa Jadi Pilihan untuk Melanjutkan Pendidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:59 WITA

Siap KKN? Ini 5 Langkah yang Perlu Dipersiapkan Mahasiswa

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:50 WITA

Cara Menghadapi Ketakutan Presentasi di Depan Kelas

Berita Terbaru

Foto Penyerahan Palu Sidang UKM LPM Penalaran di Rumah Adat Luwu, Benteng Somba Opu, (Foto: Ist.)

LPM Penalaran UNM

LPM Penalaran Buka Ruang Kritik untuk Benahi Kepengurusan

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:33 WITA

Potret Andi Aslinda, Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, (Foto: Int.)

Pilrek

Rekam Jejak Kuat, WR 1 Masuk Bursa Calon Rektor

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:15 WITA

Fakultas Ilmu Pendidikan

Dekan FIP UNM Nilai Calon Rektor Harus Punya Rekam Jejak Kepemimpinan yang Baik

Minggu, 9 Agu 2026 - 02:36 WITA