Inovasi Mesin Pemipil Jagung Berbahan Bakar Gas

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 November 2024 - 23:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesin pemipil jagung berbahan bakar gas, (Foto: Ist.)

Mesin pemipil jagung berbahan bakar gas, (Foto: Ist.)

 

Mesin pemipil jagung berbahan bakar gas, (Foto: Ist.)
Mesin pemipil jagung berbahan bakar gas, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Mesin pemipil jagung berbahan bakar gas menjadi inovasi di bidang pertanian yang membantu kelompok tani di Desa Congko, Soppeng.

Mesin ini diciptakan oleh Bakhrani A. Rauf dan Sukri Nyompa setelah mereka melihat kelompok tani di Desa Congko masih menggunakan cara manual saat memipil jagung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya mereka memipil jagung dengan cara manual, ada yang dengan bang dan tangan sehingga kami menawarkan membuat mesin pemipil itu,” ujar Bakhrani A. Rauf.

Baca Juga Berita :  Ketua Baru Terpilih Pimpin HMJ Pendidikan IPA FMIPA UNM

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan bahwa mesin pemipil jagung ini menggunakan bahan bakar gas sehingga lebih hemat biaya dibanding mesin pemipil jagung lainnya yang menggunakan bahan bakar bensin.

“Keistimewaan mesin ini adalah bahan bakarnya yang dari gas. Harganya gas elpiji lebih terjangkau dibandingkan bensin yang mahal,” ungkapnya.

Terakhir, Bakhrani menuturkan dengan adanya mesin ini kelompok tani di Desa Congko dapat memipil jagung secara efektif dan efisien dari segi waktu dan tenaga.

Baca Juga Berita :  Dosen UNM Gelar Program Kemitraan Masyarakat

“Dulu memipil jagung secara manual membutuhkan banyak waktu dan tenaga, dengan mesin ini satu orang sudah bisa memipil jagung dengan jumlah besar dengan waktu yang singkat sehingga penggunaan mesin ini sangat praktis dan efisien dari segi waktu dan tenaga,” tuturnya. (*)

*Reporter: Ulfa Zahirah Sudirman

Berita Terkait

Public Smart Dispenser Dikembangkan Jadi Pusat Layanan Digital Kampus
Atasi Keterbatasan Lahan, Dosen Teknik Elektro Kembangkan Pertanian Perkotaan Berbasis IoT
Inovasi SINAR Hadirkan Layanan Akademik Satu Pintu  di Ilmu  Administrasi Negara
MOOCs dan Gamifikasi untuk Meningkatkan Blended Learning
GDGoC UNM Kenalkan Komunitas Teknologi melalui Info Session
Tim PKM-RSH UNM Lakukan Preventif Kekerasan Seksual Lewat Smart Comic Berbasis Kearifan Lokal
Mahasiswa UNM Ciptakan Smart Lab Berbasis IoT, Hemat Energi dan Efisien
Kemajuan Audit Internal dengan Aplikasi A Quality
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Public Smart Dispenser Dikembangkan Jadi Pusat Layanan Digital Kampus

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:59 WITA

Atasi Keterbatasan Lahan, Dosen Teknik Elektro Kembangkan Pertanian Perkotaan Berbasis IoT

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:06 WITA

Inovasi SINAR Hadirkan Layanan Akademik Satu Pintu  di Ilmu  Administrasi Negara

Senin, 15 Desember 2025 - 18:21 WITA

MOOCs dan Gamifikasi untuk Meningkatkan Blended Learning

Senin, 27 Oktober 2025 - 22:23 WITA

GDGoC UNM Kenalkan Komunitas Teknologi melalui Info Session

Berita Terbaru

Potret Abdul Saman saat Berikan Laporan pada Malam Penganugerahan Award, (Foto: Int.)

Dies Natalies

Dies Natalis UNM Berakhir, Ketua Panitia Ungkap Ketua Berikutnya

Minggu, 2 Agu 2026 - 22:05 WITA

Potret Farida Patittingi saat Menyampaikan Laporan Tahunan Plt. Rektor pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Int.)

Agendasiana

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:37 WITA

Potret Lembaga Kemahasiswaan (LK) UNM saat Aksi Demonstrasi, (Dok. Profesi)

BEM UNM

BEM UNM Ikuti Munas BEM SI Meski Sebelumnya Nyatakan Mundur

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:33 WITA