PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HMJ PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) sedang Open Recruitment Volunteer Pendidikan Batch 4 yang akan berlangsung pada (10-18/1) 2026. Program ini mengusung tema ‘Langkah Peduli Menebar Jejak Abadi’ dan berfokus pada kegiatan pengabdian masyarakat di bidang pendidikan.
Kegiatan Volunteer Pendidikan Batch 4 rencananya akan berlangsung di SDN 92 Burrung, Desa Timoseng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Program tersebut khusus bagi mahasiswa Jurusan PGSD sebagai wadah pengembangan kepedulian sosial dan penerapan ilmu pendidikan yang diperoleh di bangku perkuliahan.
Ketua HMJ PGSD FIP UNM, Muh. Afdal Mukhairr, menjelaskan bahwa program volunteer ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa mahasiswa PGSD memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi di sektor pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program Volunteer Pendidikan Batch 4 yang kami adakan itu berangkat dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat. Karena kami mahasiswa jurusan PGSD, maka kami fokuskan kegiatan volunteer ini ke sektor pendidikan dengan membawa ilmu-ilmu yang kami dapatkan di bangku perkuliahan,” ucapnya dalam pesan singkat WhatsApp.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mahasiswa untuk terjun langsung ke lapangan guna melatih serta membangun jiwa kepekaan sosial bagi pribadi calon pengajar, ia juga mengatakan akan berkontribusi membantu warga sekitar.
“Kami juga akan berkontribusi ke masyarakat, apa yang dapat kami bantu untuk warga sekitar pastinya akan kami bantu. Harapan kami dengan adanya kegiatan seperti ini bisa menumbuhkan kepekaan sosial, jiwa pengabdian, serta memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa PGSD sebagai calon pendidik di masa yang akan datang,” tambahnya.
Terakhir ia menjelaskan dalam proses seleksi, HMJ PGSD FIP UNM mewajibkan bagi setiap calon volunteer menulis esai bertema ‘Pengabdian Masyarakat’ dengan panjang minimal 500 kata menggunakan bahasa Indonesia yang disertai argumen penulis dan sumber bacaan. Esai tersebut menjadi salah satu indikator penilaian dalam proses seleksi.
“Karena salah satu syarat ikut volunteer adalah membuat esai, maka isi dan pemaparan esai itulah yang nantinya akan kami nilai dalam proses penyeleksian volunteer,” jelasnya dalam pesan WhatsApp.
Melalui program Volunteer Pendidikan Batch 4 ini, peserta akan memperoleh berbagai benefit, di antaranya sertifikat volunteer, penambahan relasi pertemanan, serta pengalaman yang dapat mengasah kemampuan dan kompetensi sebagai calon pendidik.(*)
Reporter: Febrianingsih Alsa Putri/ Editor : Florencya Alnisa Christin







