Hendra Jaya Jadi Profesor Termuda di Usia 40 Tahun

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 September 2023 - 16:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Hendra Jaya Profesor Termuda dari Fakultas Teknik UNM. (Foto:Ist)
Potret Hendra Jaya Profesor Termuda dari Fakultas Teknik UNM. (Foto:Ist)

PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menorehkan prestasi dosen-dosen kredibilitas yang mendapatkan penghargaan sebagai guru besar atau professor. Salah satu Profesor termuda diraih oleh Dosen dari Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika (PTA) Fakultas Teknik (FT). Hendra Jaya memperoleh gelar professor di usia 40 tahun dalam bidang ilmu Pendidikan Teknologi Kejuruan.

Hendra Jaya yang juga merupakan Ketua Program Studi Teknik Elektronika (D4) mencapai puncak karir tertinggi dibidang akademik dalam pencapaiannya sebagai guru besar, berhasil diraiihnya diusia yang cukup muda. Pria kelahiran Ujung Pandang ini merupakan anak pertama dari empat bersaudara  pasangan dari H. Misi dan Hj. Haisyah sejak dulu memiliki segudang prestasi.

Saat mengenyam bangku kuliah Strata Dua (S2) Hendra menjadi wisudawan terbaik fakultas dan menjadi wisudawan magister termuda dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, serta menajdi Doktor termuda di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam usia 30 Tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hendra Jaya terangkat sebagai Dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan UNM sejak tahun 2005 dan saat ini Jabatannya sebagai Ketua Program studi Program sarjana terapan Teknik Elektronika FT UNM tidak membuat karir berhenti karena kesibukan jabatan strukturalnya, Hendra Jaya membuktikan bahwa produktivitas dan manajemen waktu sangat menentukan keberhasilan seseorang.

Baca Juga Berita :  Wakil Dekan III FT UNM Hadiri Pelantikan Bersama, Tekankan Berpikir Komprehensif, prestasi, dan kolaborasi

Selama menjadi dosen di lingkup UNM, Hendra meraih segudang penghargaan, yakni menjadi Dosen Pengabdi Terbaik III se-UNM, Dosen Peneliti Terbaik II se-UNM, Dosen Berprestasi I se-UNM, dan Kaprodi Berprestasi I se-UNM dan berhasil mendapatkan hadiah umroh dari Rektor UNM. Berbagai artikel pada jurnal bereputasi yang berhasil dipublikasikan, Sejumlah HKI dan Buku referensi, lolos pendanaan proposal penelitian dan pengabdian baik skala Nasional DRTPM Dikti  dan Internasional telah diraihnya.

Penelitiannya dalam bidang teknologi pendidikan khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) telah membawa dampak proses pembelajaran  melalui Virtual Laboratory dan Remote Laboratory yang berhasil ia kembangkan terutama pada masa pandemi Covid-19 yang lalu.

Remot Laboratory yang dikembangkan digunakan oleh siswa SMK dalam melakukan proses praktikum secara jarak jauh, melalui hasil temuannya, Hendra diundang menjadi pembicara nasional dalam salah satu acara Seminar dengan tema “Peranan Virtual laboratory di masa pandemi covid-19” bersama dosen UGM  dan juga sebagai narasumber tunggal dalam Workshop Virtual Laboratory di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) Jakarta. Juga aktif sebagai Visiting Research di Malaysia, Singapura, dan Hongkong.

Baca Juga Berita :  PD III FT UNM Apresiasi Edukasi Masyarakat Berlalulintas

Dari 15 profesor yang diumumkan oleh Rektor UNM. Hendra jaya, tergolong dengan usia belia menyandang gelar profesor muda yang dimiliki oleh Universitas Negeri Makassar dan Indonesia dalam bidang pendidikan Teknologi Kejuruan. Dengan motto “Demi Cita dan Cinta”,

Saat pengumuman Guru Besar, Hendra memberikan motivasi kepada para rekan kerja sesama dosen dan juga para mahasiswa agar terus mengabdikan dirinya pada agama, bangsa, dan negaranya.

“Semoga bisa menjadi motivasi bagi teman-teman dosen, para mahasiswa dan generasi muda yang saya yakin jauh lebih baik dari saya saat ini serta mau mengabdikan dirinya untuk agama, bangsa dan negara, serta masyarakat untuk membangun daerah asalnya, nama yang ditulis dengan huruf-huruf besar, lahir dari sebuah tekad yang besar” tuturnya. (*)

*Reporter: Aliefiah Maghfirah Rahman

 

Berita Terkait

Satu Dekade Mangkrak, Kelanjutan Proyek Lab Terpadu FT Masih Menggantung
Dekan FT Harap LPM Profesi UNM Semakin Profesional di Usia ke-50
Cipta Karya Boga Hadirkan Kolaborasi Mahasiswa, Industri, dan Sekolah
FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional
Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita
Mahasiswa JTIK Raih Juara Dua Fotografi Pra-Peksimida 2026
Pemilihan Duta Kampus FT 2026 Resmi Dibuka
Peringati Hari Bumi 2026, Mapala Teknisi FT Tanam dan Bagikan 500 Bibit Pohon
Berita ini 201 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA

Satu Dekade Mangkrak, Kelanjutan Proyek Lab Terpadu FT Masih Menggantung

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:44 WITA

Dekan FT Harap LPM Profesi UNM Semakin Profesional di Usia ke-50

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:40 WITA

Cipta Karya Boga Hadirkan Kolaborasi Mahasiswa, Industri, dan Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Berita Terbaru

Potret Dekan Fakultas Teknik Saat Memberikan Sambutan, (Foto: Alyani Fajrina Nursyabri)

Kilas Kampus

Fakultas Teknik Resmi Gelar Pemilihan Duta Kampus 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:04 WITA

Potret Tim Hukum Bisnis pada Ajang Lomba Essay Competition (Foto: Ist.)

Prestasi

Tim Mahasiswa Hukum Bisnis Raih Prestasi Essay Competition

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:57 WITA

Kondisi Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik yang hingga kini Mangkrak dan Tak Terurus, (Foto: Hafid Budiawan)

Fakultas Teknik

Satu Dekade Mangkrak, Kelanjutan Proyek Lab Terpadu FT Masih Menggantung

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA