Germanus Jois, Nakhoda Baru Hima Pendidikan Sejarah FIS UNM

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 2 November 2020 - 06:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Germanus Jois, terpilih menjadi formatur Ketua Umum Himpunan Mahasiswa (Hima) Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2020-2021. Ia terpilih dalam Musyawarah Mahasiswa (MUSMA XXII) Hima Pendidikan Sejarah yang berlangsung di Desa Bissoloro, Kabupaten Gowa. Minggu (1/11).

Dalam Musma tersebut, terdapat tiga kandidat calon ketua umum yakni Germanus Jois, Muhasbar dan Aslinda. Pada pemilihan ketua umum sedikit berbeda dari sebelumnya, yakni dilakukan dua kali putaran pemungutan suara.

Setelah dilakukan pemungutan suara pada putaran pertama, Germanus Jois dan Muhasbar berhasil maju pada putaran kedua dan Germanus Jois mendapatkan suara terbanyak dengan perolehan jumlah 35 suara dan Muhasbar memperoleh 25 suara.

Mahasiswa angkatan 2018 itu merasa bangga bisa dipercaya memegang tanggungjawab besar dilingkup pendidikan sejarah.

“Selain merasa bangga, di sisi lain juga merasa sangat tertantang karena sekarang saya mengemban amanat organisasi dan juga tanggug jawab yang cukup besar, karena menjadi seorang ketua umum diprodi pendidikan sejarah itu tidak mudah, banyak tanggung jawab yang harus dilaksanakan dan juga banyak aspek yang harus tetap dijaga sebagai simbol dari sejarah itu sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga Berita :  GenBI UNM Buka Ruang Pelatihan Menulis

Setelah ditetapkan menjadi Ketua Umum terpilih, Jois berharap Lembaga Kemahasiswaan ini bisa menghasilkan kader-kader yang militan serta merawat budaya diskusi dan berpikir kritis dalam meningkatkan kemampuan intelektual mahasiswa.

“Harapannya semoga Hima Pendidikan Sejarah kedepannya kembali melahirkan kader-kader yang militan dan bisa menjadi patron dalam gerakan baik itu ditataran fakultas maupun universitas dan besar harapan saya semoga kedepannya Hima Pendidikan Sejarah tetap menjaga dan merawat budaya diskusi dan berpikir kritis sebagi simbol sejati mahasiswa,” harapnya. (*)

*Reporter: Agatoni Buttang/Editor:Anita Nur Fadhilah Halid

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Mahasiswa Matematika FMIPA Rayakan Kebersamaan melalui INVE25 SIMETRIA
Petik BK 2026, Ajang Kompetisi Mahasiswa BK Nasional
HMPS Pendidikan Sejarah Usulkan Raja Bone ke-31 Jadi Pahlawan Nasional
HMPS Sosiologi Gelar Sinema 2026
Langkah Strategis La Pawawoi Menuju Gelar Pahlawan Nasional, Kolaborasi Akademisi dan Komunitas Sejarah
Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja, HMJ Matematika Gelar Seminar Kewirausahaan
Seminar Kewirausahaan HMJ Matematika, Dorong Jiwa Entrepreneur Muda di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Minggu, 12 April 2026 - 20:45 WITA

Mahasiswa Matematika FMIPA Rayakan Kebersamaan melalui INVE25 SIMETRIA

Rabu, 8 April 2026 - 21:53 WITA

Petik BK 2026, Ajang Kompetisi Mahasiswa BK Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 08:14 WITA

HMPS Pendidikan Sejarah Usulkan Raja Bone ke-31 Jadi Pahlawan Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 22:40 WITA

HMPS Sosiologi Gelar Sinema 2026

Berita Terbaru

Potret Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Perguruan Tinggi Negeri

Tips dan Strategi untuk Lulus di Universitas Negeri Makassar

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:35 WITA

Potret Beberapa Obat Obatan, (Foto: Int.)

wiki

Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:29 WITA