PROFESI-UNM.COM – Seminar bertema Model MOOCs dan Strategi Gamification untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Metakognisi Siswa digelar, Minggu (14/12).
Pemateri seminar, Felix Pasila, menjelaskan gamification sebagai strategi untuk meningkatkan keterlibatan belajar siswa.
“Gamification membuat pembelajaran lebih menarik dan mendorong siswa aktif dalam proses belajar,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Felix Pasila menyoroti masih terbatasnya akses pendidikan akibat kendala biaya, waktu, dan lokasi.
“Banyak potensi siswa tidak berkembang karena akses pendidikan yang belum merata,” katanya.
Menurut Felix Pasila, pembelajaran digital perlu dirancang untuk menumbuhkan kesadaran berpikir siswa.
“Gamification mendorong siswa merefleksikan cara berpikir dan proses belajarnya,” ungkapnya
Pengembangan metakognisi disebut menjadi fokus utama dalam strategi pembelajaran berbasis gamification.
“Metakognisi membantu siswa memahami bagaimana mereka belajar dan mengambil keputusan,” jelasnya.
Felix Pasila juga menekankan pentingnya literasi digital bagi pendidik di era AI.
“Guru yang tidak mau belajar teknologi akan tertinggal dari guru yang mau belajar AI,” tegasnya.
Pemanfaatan kecerdasan buatan dinilai dapat membantu proses evaluasi pembelajaran.
“AI mempercepat penilaian dan memberikan umpan balik yang lebih rinci kepada siswa,” ujarnya.
Felix Pasila menyebut penggunaan AI mampu mengurangi beban administratif guru.
“Waktu guru seharusnya lebih banyak untuk mentoring dan pendampingan personal,” katanya.
Strategi gamification juga dinilai membantu pemetaan bakat dan minat siswa.
“Tantangan berbasis AI membantu siswa mengenali potensi diri sejak dini,” pungkasnya.(*)
*Reporter: Nuralifia Tahtaniyarta/Editor: Muhammad Fauzan Akbar







