Dulu Ospek Sekarang PKKMB, Apakah Tradisi Perpeloncoan Berakhir?

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) (Foto: Int)

Suasana Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) (Foto: Int)

PROFESI-UNM.COM – Orientasi Pengenalan Kampus (Ospek) di Indonesia memiliki sejarah panjang sejak masa kolonial Belanda. STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen), sekolah kedokteran bumiputera pertama, menyelenggarakan ospek pada periode 1898–1927. Senior memaksa junior memanggil mereka dengan sebutan “Tuan”, membersihkan sepatu, mengatur tempat tidur, mengisi lampu, hingga membayarkan makanan yang mereka pesan. Sistem ini menyerupai aturan militer dan mencerminkan kuatnya budaya senioritas.

Masyarakat mulai menyadari pentingnya pendidikan yang lebih manusiawi dan bebas dari praktik perendahan martabat. Pemerintah merespons dengan menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 yang menghapus ospek dan menggantinya dengan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Aturan ini menutup ruang bagi praktik perpeloncoan dalam pengenalan kampus.

Baca Juga Berita :  Kemuliaan Malam Lailatul Qadar

Perguruan tinggi kini menggunakan PKKMB untuk memperkenalkan lingkungan akademik kepada mahasiswa baru dan mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan perkuliahan. Panitia mengenalkan fasilitas kampus, organisasi, unit kegiatan, dan civitas akademika. Mereka juga membimbing mahasiswa baru agar beradaptasi dengan lingkungan kampus, menjadi mandiri, dan siap menempuh pendidikan tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PKKMB berfungsi sebagai media penanaman nilai-nilai revolusi mental melalui lima gerakan utama: Indonesia melayani, Indonesia bersih, Indonesia tertib, Indonesia mandiri, dan Indonesia bersatu. Pihak kampus memastikan seluruh kegiatan berjalan positif, mendidik, serta bebas dari budaya senioritas yang merugikan mahasiswa baru.

Baca Juga Berita :  Musim Hujan Bukan Halangan, Mahasiswa Tetap Fit dan Fokus

Pemerintah menargetkan mahasiswa baru memulai perjalanan akademik dengan pengalaman yang membangun. Perguruan tinggi melalui PKKMB menyiapkan lulusan yang berilmu, berakhlak mulia, cinta tanah air, dan memiliki daya saing global. Perubahan ini menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman dengan karakter dan kompetensi yang kuat. (*)

*Reporter: Muhammad Nasruddin

Berita Terkait

Kesehatan Mental Jadi Fondasi Mahasiswa Menghadapi Tantangan Akademik
Menilik Sejarah Moto Profesi Lewat Sumbangsih Ide Dekan FBS
Badai Rezim Orde Baru Jadi Salah Satu Dinamika Pasang Surut Buletin LPM Profesi
Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat
Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Berita ini 269 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:44 WITA

Kesehatan Mental Jadi Fondasi Mahasiswa Menghadapi Tantangan Akademik

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:20 WITA

Menilik Sejarah Moto Profesi Lewat Sumbangsih Ide Dekan FBS

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:17 WITA

Badai Rezim Orde Baru Jadi Salah Satu Dinamika Pasang Surut Buletin LPM Profesi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:40 WITA

Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Berita Terbaru

Potret Dekan Fakultas Seni Dan Desain Andi Imran Menyampaikan Laporan Lulusan Periode Juli 2026, (Foto: Muhammad Yusran)

Ramah Tamah

FSD Lepas 20 Calon Wisudawan pada Periode Juli 2026

Selasa, 14 Jul 2026 - 10:50 WITA

Potret Farida Patittingi dalam Sambutannya pada Acara Ramah Tamah FIKK, (Foto: Hapid Budiawan)

Kilas Kampus

Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK

Selasa, 14 Jul 2026 - 10:41 WITA

Potret Dekan Fakultas Teknik, Jamaludin, memberikan Sambutan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT UNM Lepas 135 Wisudawan, 80 Raih Predikat Cumlaude

Senin, 13 Jul 2026 - 14:52 WITA