Begadang dan Deadline Jadi ‘Teman’ Mahasiswa di Akhir Semester

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mahasiswa yang disibukkan dengan tugas dan deadline menjelang akhir semester, (Foto: AI)

Ilustrasi mahasiswa yang disibukkan dengan tugas dan deadline menjelang akhir semester, (Foto: AI)

PROFESI-UNM.COM – Menjelang akhir semester, mahasiswa mulai disibukkan dengan tugas kuliah, ujian akhir, hingga berbagai deadline yang datang hampir bersamaan. Kondisi tersebut membuat sebagian mahasiswa harus mengorbankan waktu istirahat demi menyelesaikan tugas tepat waktu.

Beberapa mahasiswa mengaku kepadatan tugas di akhir semester cukup memengaruhi kondisi fisik maupun mental. Salah satu mahasiswa mengatakan situasi akhir semester tidak selalu terasa terlalu menekan, tetapi tetap melelahkan karena tugas datang dalam waktu berdekatan.

“Biasa aja sih sebenarnya nggak terlalu pressure karena cuma beberapa aja yang UAS dan mata kuliah lain UAS-nya sudah waktu praktik bazar di kampus,” ujarnya, Jumat (8/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, ia mengaku tantangan terbesar yang sering dihadapi mahasiswa adalah keterbatasan waktu untuk menyelesaikan seluruh tugas. Akibatnya, banyak mahasiswa mengurangi waktu tidur demi mengejar deadline.

“Tantangan terbesarnya tuh ngerasa nggak punya waktu untuk nyelesain semua tugas di waktu yang mepet, jadinya harus ngambil jam-jam tidur buat kerja tugas,” katanya.

Baca Juga Berita :  [OPINI] Menimbang Ulang Peran Mahasiswa: Antara Tuntutan Akademik dan Aktivisme Organisasi

Mahasiswa lainnya juga mengungkapkan bahwa kepadatan tugas sering membuat mahasiswa mengalami stres hingga kurang memperhatikan kondisi tubuh sendiri.

“Stress, kurang tidur, makan seadanya, yang penting tugas selesai,” tuturnya.

Menurut mereka, kepadatan tugas sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental mahasiswa. Kurangnya waktu istirahat membuat mahasiswa mudah lelah, sulit fokus, hingga merasa cemas terhadap hasil akademik yang diperoleh.

“Sangat berpengaruh, mulai dari kurang tidur, nggak fokus, capek, takut nilai nantinya nggak sesuai padahal udah ngerasa semaksimal mungkin,” ujar salah satu mahasiswa.

Mahasiswa lainnya menambahkan bahwa salah satu tantangan yang terkadang dihadapi mahasiswa saat akhir semester adalah kebiasaan menunda pekerjaan sehingga tugas menjadi semakin menumpuk menjelang deadline.

“Kalau saya pribadi malas sih, suka nunda dan merasa hal lain selain kerjain tugas itu lebih menarik,” jelasnya.

Untuk menjaga kondisi mental tetap stabil, para mahasiswa memiliki cara masing-masing dalam menghadapi tekanan akademik. Salah satu mahasiswa memilih membuat jadwal pengerjaan tugas agar lebih teratur dan tidak terlalu terbebani.

Baca Juga Berita :  Cara Tetap Fokus Meskipun Banyak Masalah

“Caraku adalah bikin jadwal buat ngerjain tugasnya. Dan paling penting jangan ada pressure pas ngerjain tugas, bawa santai aja,” katanya.

Sementara mahasiswa lainnya menyarankan agar mahasiswa tidak terlalu terburu-buru saat mengerjakan tugas dan sesekali melakukan hal yang disukai untuk mengurangi stres.

“Bawa santai aja, tak usah terburu-buru. Terburu-buru malah menyebabkan kita gak sinkron sama otak kita sendiri, just do your best,” ujarnya.

Ia juga menyebut mendengarkan musik, stretching, bernyanyi, maupun menulis jurnal dapat membantu menenangkan pikiran di tengah padatnya aktivitas akademik.

Selain itu, keduanya sepakat bahwa mengerjakan tugas lebih awal dapat membantu mengurangi tekanan selama akhir semester.

“Makin cepat selesai makin lega,” tambahnya. (*)

*Reporter: Husnul Khatimah Hidir

Berita Terkait

Kesehatan Mental Jadi Fondasi Mahasiswa Menghadapi Tantangan Akademik
Menilik Sejarah Moto Profesi Lewat Sumbangsih Ide Dekan FBS
Badai Rezim Orde Baru Jadi Salah Satu Dinamika Pasang Surut Buletin LPM Profesi
Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat
Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:44 WITA

Kesehatan Mental Jadi Fondasi Mahasiswa Menghadapi Tantangan Akademik

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:20 WITA

Menilik Sejarah Moto Profesi Lewat Sumbangsih Ide Dekan FBS

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:17 WITA

Badai Rezim Orde Baru Jadi Salah Satu Dinamika Pasang Surut Buletin LPM Profesi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:40 WITA

Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Berita Terbaru

Potret Dekan Fakultas Seni Dan Desain Andi Imran Menyampaikan Laporan Lulusan Periode Juli 2026, (Foto: Muhammad Yusran)

Ramah Tamah

FSD Lepas 20 Calon Wisudawan pada Periode Juli 2026

Selasa, 14 Jul 2026 - 10:50 WITA

Potret Farida Patittingi dalam Sambutannya pada Acara Ramah Tamah FIKK, (Foto: Hapid Budiawan)

Kilas Kampus

Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK

Selasa, 14 Jul 2026 - 10:41 WITA

Potret Dekan Fakultas Teknik, Jamaludin, memberikan Sambutan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT UNM Lepas 135 Wisudawan, 80 Raih Predikat Cumlaude

Senin, 13 Jul 2026 - 14:52 WITA