Bahaya Microsleep bagi Keselamatan dan Kesehatan Pengguna Jalan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mengenai Bahaya, Penyebab, Tanda, dan pencegahan Microsleep, (Foto: AI.)

Ilustrasi Mengenai Bahaya, Penyebab, Tanda, dan pencegahan Microsleep, (Foto: AI.)

PROFESI-UNM.COM – Pernahkah kamu merasa “tertidur” beberapa detik saat berkendara atau beraktivitas? Waspadalah, kondisi tersebut bisa menjadi tanda microsleep yang sering tidak disadari.

Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang tertidur dalam waktu sangat singkat tanpa sadar. Kondisi ini biasanya terjadi akibat tubuh kelelahan atau kurang tidur.

Microsleep sering terjadi saat melakukan aktivitas monoton dalam waktu lama. Berkendara jarak jauh menjadi salah satu situasi yang paling berisiko memicu kondisi tersebut.

Microsleep menjadi masalah yang perlu diperhatikan karena membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dalam beberapa detik tertidur, seseorang bisa kehilangan fokus dan kendali kendaraan.

Kurangnya waktu istirahat dan pola tidur tidak teratur menjadi penyebab utama microsleep. Aktivitas padat dan kebiasaan begadang juga meningkatkan risiko kondisi tersebut.

Penggunaan gawai hingga larut malam dinilai memengaruhi kualitas tidur seseorang. Akibatnya, tubuh menjadi mudah lelah dan sulit mempertahankan konsentrasi saat beraktivitas.

Tanda microsleep umumnya ditandai mata terasa berat dan sering menguap. Beberapa orang juga sulit berkonsentrasi hingga tidak mengingat aktivitas beberapa detik sebelumnya.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Tips Agar Cepat Beradaptasi di Dunia Kampus

Selain membahayakan keselamatan di jalan, microsleep turut memengaruhi kesehatan tubuh seseorang. Kurang tidur terus-menerus dapat menyebabkan tubuh mudah lelah dan sulit mengambil keputusan.

Menjaga pola tidur yang cukup menjadi salah satu cara mencegah microsleep. Istirahat teratur dan mengurangi begadang penting untuk menjaga fokus dan keselamatan. (*)

*Reporter: Alyani Fajrina Nursyabri

Berita Terkait

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester
Mahasiswa Mulai Kurangi Nongkrong Lama karena Harga Makanan Naik
Mahasiswa Mulai Berburu Magang Selama Libur Semester
Mahasiswa Mulai Persiapkan Administrasi dan Portofolio Libur Semester
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:39 WITA

Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:35 WITA

Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:30 WITA

Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:26 WITA

Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester

Berita Terbaru

Ilustrasi Mahasiswa Masuk Kampus Pasca Libur Semester, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Tips Tampil Glowing Pasca Libur Semester

Senin, 1 Jun 2026 - 23:35 WITA

Ilustrasi Mahasiswa saat Libur Semester, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Libur Semester, Waktu Rehat dan Pengembangan Diri Mahasiswa

Senin, 1 Jun 2026 - 23:27 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Melihat Tren Coffee Shop  (Foto : Ai)

wiki

Tren Kopi Estetik Picu Fenomena FOMO di Kalangan Mahasiswa

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:58 WITA

Pamflet Pendaftaran Gelombang 1 Olympic of Statistics 2026, (Foto: Int.)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Olympic of Statistics 2026 Resmi Dibuka, HMJ Statistika Hadirkan Konsep Baru

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:23 WITA