PROFESI-UNM.COM – Pernahkah kamu merasa “tertidur” beberapa detik saat berkendara atau beraktivitas? Waspadalah, kondisi tersebut bisa menjadi tanda microsleep yang sering tidak disadari.
Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang tertidur dalam waktu sangat singkat tanpa sadar. Kondisi ini biasanya terjadi akibat tubuh kelelahan atau kurang tidur.
Microsleep sering terjadi saat melakukan aktivitas monoton dalam waktu lama. Berkendara jarak jauh menjadi salah satu situasi yang paling berisiko memicu kondisi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Microsleep menjadi masalah yang perlu diperhatikan karena membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dalam beberapa detik tertidur, seseorang bisa kehilangan fokus dan kendali kendaraan.
Kurangnya waktu istirahat dan pola tidur tidak teratur menjadi penyebab utama microsleep. Aktivitas padat dan kebiasaan begadang juga meningkatkan risiko kondisi tersebut.
Penggunaan gawai hingga larut malam dinilai memengaruhi kualitas tidur seseorang. Akibatnya, tubuh menjadi mudah lelah dan sulit mempertahankan konsentrasi saat beraktivitas.
Tanda microsleep umumnya ditandai mata terasa berat dan sering menguap. Beberapa orang juga sulit berkonsentrasi hingga tidak mengingat aktivitas beberapa detik sebelumnya.
Selain membahayakan keselamatan di jalan, microsleep turut memengaruhi kesehatan tubuh seseorang. Kurang tidur terus-menerus dapat menyebabkan tubuh mudah lelah dan sulit mengambil keputusan.
Menjaga pola tidur yang cukup menjadi salah satu cara mencegah microsleep. Istirahat teratur dan mengurangi begadang penting untuk menjaga fokus dan keselamatan. (*)
*Reporter: Alyani Fajrina Nursyabri







