Cara Mahasiswa Mengatasi Frustrasi Saat Dikejar Laporan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mahasiswa yang Sedang Frustasi saat Kerja Laporan, (Foto: Ai.)

Ilustrasi Mahasiswa yang Sedang Frustasi saat Kerja Laporan, (Foto: Ai.)

PROFESI-UNM.COM – Tumpukan tugas dan deadline laporan sering menjadi penyebab utama mahasiswa mengalami frustrasi, terutama di tengah padatnya aktivitas perkuliahan dan organisasi. Tekanan untuk menyelesaikan laporan dalam waktu singkat tidak jarang membuat mahasiswa kehilangan fokus, mudah lelah, hingga mengalami stres.

Kondisi tersebut umum dialami mahasiswa, terlebih ketika revisi terus bertambah sementara waktu pengerjaan semakin terbatas. Jika tidak diatasi dengan baik, rasa frustrasi dapat memengaruhi produktivitas maupun kesehatan mental.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi tekanan saat menyusun laporan ialah dengan membuat skala prioritas. Mahasiswa dapat menyusun daftar pekerjaan berdasarkan tingkat urgensi agar proses pengerjaan lebih terarah dan tidak terasa menumpuk.

Selain itu, membagi laporan menjadi beberapa bagian kecil juga dinilai efektif membantu meningkatkan fokus. Tahapan seperti mencari referensi, menyusun kerangka, menulis isi, hingga revisi sebaiknya dikerjakan secara bertahap agar beban terasa lebih ringan.

Di tengah kesibukan menyelesaikan laporan, mahasiswa juga perlu memberikan waktu istirahat bagi diri sendiri. Beristirahat sejenak, mendengarkan musik, atau berjalan santai dapat membantu pikiran kembali segar dan mengurangi rasa jenuh.

Baca Juga Berita :  Catat, Beasiswa LPDP Tahap Dua Akan Dibuka

Mahasiswa kerap merasa tertekan karena ingin menghasilkan laporan yang sempurna dalam waktu singkat. Padahal, terlalu fokus pada kesempurnaan justru dapat menghambat proses pengerjaan. Menyelesaikan laporan terlebih dahulu kemudian memperbaikinya secara bertahap dianggap lebih efektif.

Dukungan dari teman maupun lingkungan sekitar juga menjadi faktor penting dalam menghadapi tekanan akademik. Berdiskusi atau berbagi cerita dengan teman dapat membantu mahasiswa merasa lebih tenang sekaligus memperoleh solusi atas kesulitan yang dihadapi.(*)

*Reporter: Rahmadani

Berita Terkait

Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat
Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester
Mahasiswa Mulai Kurangi Nongkrong Lama karena Harga Makanan Naik
Mahasiswa Mulai Berburu Magang Selama Libur Semester
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:40 WITA

Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:39 WITA

Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:35 WITA

Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:30 WITA

Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas

Berita Terbaru

Potret Nurfadillah Pemenang Juara 2 Lomba Video Opini LPM Profesi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Raih Juara 2 Lomba Opini, Angkat Tema Pemanfaatan AI secara Bijak

Senin, 22 Jun 2026 - 17:54 WITA

Poster Olimpiade Pendidikan dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Olimpiade Pendidikan dan Pekan Pujangga Hadirkan Lomba Esai Nasional

Senin, 22 Jun 2026 - 17:20 WITA

Potret Dosen FISH Ahmad Jamalong. (Foto:Ist)

Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Dosen FISH Nilai Penayangan Film Pesta Babi Tidak Ganggu Kerukunan Umat Beragama

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:49 WITA