PROFESI-UNM.COM – Kebiasaan menunda tugas masih menjadi persoalan yang sering dialami mahasiswa dalam menjalani aktivitas perkuliahan. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini dapat berdampak pada menumpuknya pekerjaan akademik dan menurunnya kualitas hasil tugas.
Fenomena tersebut kerap terjadi karena mahasiswa merasa masih memiliki banyak waktu sebelum tenggat pengumpulan tiba. Akibatnya, tugas yang seharusnya dapat diselesaikan secara bertahap justru dikerjakan secara terburu-buru mendekati batas waktu.
Selain faktor manajemen waktu yang kurang baik, rasa malas dan distraksi dari media sosial juga menjadi penyebab utama. Tidak sedikit mahasiswa yang lebih memilih menunda pekerjaan demi hiburan sesaat, hingga akhirnya kehilangan fokus pada tanggung jawab akademik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebiasaan menunda tugas juga dapat memicu stres ketika deadline datang bersamaan. Kondisi ini membuat mahasiswa merasa tertekan, sulit berkonsentrasi, dan tidak jarang harus begadang untuk menyelesaikan tugas dalam waktu singkat.
Untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa perlu membiasakan diri membuat jadwal pengerjaan tugas sejak awal. Membagi tugas menjadi beberapa bagian kecil juga dapat membantu agar pekerjaan terasa lebih ringan dan mudah diselesaikan.
Selain itu, mahasiswa perlu mengurangi kebiasaan menunda dengan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Menjauhkan ponsel sejenak, mengatur waktu belajar, dan menetapkan target harian dapat menjadi langkah sederhana yang efektif.
Dengan kedisiplinan dan kesadaran untuk mengatur waktu dengan baik, kebiasaan menunda tugas dapat dikurangi secara perlahan. Hal ini penting agar mahasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan lebih produktif dan mencapai hasil akademik yang maksimal.(*)
*Reporter: Desitha Cahya







