Cara Tepat Menulis Jurnal Ilmiah yang perlu diketahui

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu gambaran penulisan jurnal ilmiah, (Foto: Int.)

Salah satu gambaran penulisan jurnal ilmiah, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Menulis jurnal ilmiah bukan hanya soal hasil penelitian yang bagus, tetapi juga bagaimana menyajikannya secara sistematis dan sesuai standar. Banyak naskah ditolak bukan karena datanya lemah, melainkan karena format dan penulisan yang kurang tepat.

Langkah pertama yang penting yaitu mengikuti format jurnal tujuan. Setiap jurnal memiliki pedoman penulisan berbeda, mulai dari struktur artikel, gaya sitasi, hingga jumlah kata. Penulis yang mengabaikan panduan ini berisiko ditolak sebelum naskah ditinjau lebih jauh.

Baca Juga Berita :  Kelas Jam 7 Pagi, Antara Ilmu dan Kantuk Abadi

Selain itu, kualitas referensi menjadi perhatian utama editor. Sumber rujukan sebaiknya berasal dari jurnal bereputasi, buku akademik, atau laporan resmi terbaru. Referensi yang kuat menunjukkan bahwa penelitian memiliki dasar ilmiah yang jelas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, bahasa juga berperan besar. Penulisan artikel ilmiah harus secara formal, jelas, dan langsung pada inti pembahasan. Kalimat bertele-tele dan opini pribadi tanpa data dapat mengurangi nilai naskah di mata reviewer.

Baca Juga Berita :  Seminar kepemimpinan Hima AP untuk Bentuk Kader yang Berkarakter

Tak kalah penting yaitu proses revisi. Penulis perlu mengecek kembali tata bahasa, konsistensi data, serta kemungkinan plagiarisme. Banyak jurnal menilai profesionalitas penulis dari kerapian naskahnya.

Terakhir, kesabaran menjadi kunci. Proses review jurnal memang memakan waktu, tetapi perbaikan dari reviewer justru akan membantu meningkatkan kualitas penelitian. (*)

*Reporter: Eka Septi Irianti

Berita Terkait

Tips Tampil Glowing Pasca Libur Semester
Libur Semester, Waktu Rehat dan Pengembangan Diri Mahasiswa
Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri
Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara
Bukan Cuma Introvert dan Ekstrovert, Kenali Sub-tipe Kepribadian Menurut Psikologi
Tips Mengontrol Pola Makan Setelah Lebaran Idul Adha
Pengaruh Musik terhadap Suasana Hati di Kalangan Remaja
Malam Hari Jadi Waktu Favorit Mahasiswa Menyelesaikan Tugas
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:35 WITA

Tips Tampil Glowing Pasca Libur Semester

Senin, 1 Juni 2026 - 23:27 WITA

Libur Semester, Waktu Rehat dan Pengembangan Diri Mahasiswa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:46 WITA

Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:56 WITA

Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:52 WITA

Bukan Cuma Introvert dan Ekstrovert, Kenali Sub-tipe Kepribadian Menurut Psikologi

Berita Terbaru

Potret Menteri Pertanian RI saat di Manado, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Hinaan dan Tekanan Antar Menteri Pertanian RI ke Posisi saat Ini

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:47 WITA