BEM FT UNM Gelar Aksi Depan Menara Pinisi, Desak Transparansi Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 8 September 2025 - 01:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu mahasiswa yang menyampaikan orasinya di depan menara phinisi (Foto: Muh Apdal Adriansyah)

Salah satu mahasiswa yang menyampaikan orasinya di depan menara phinisi (Foto: Muh Apdal Adriansyah)

PROFESI-UNM.COM– Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (BEM FT UNM) menggelar aksi dan orasi di depan Menara Pinisi UNM, Senin (8/9).

Aksi tersebut dipimpin oleh Jenderal Lapangan, Muammar Ash Shofi Al Jufri, sebagai bentuk pernyataan sikap atas dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret pimpinan universitas.

Dalam orasinya, Muammar menyampaikan bahwa kasus tersebut telah menimbulkan keresahan di lingkungan kampus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa dugaan pelecehan  melalui media elektronik termasuk dalam kategori kekerasan seksual sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 Pasal 4, yang mencakup pelecehan non-fisik maupun berbasis elektronik.

Baca Juga Berita :  Aksi Serentak, Desak Pengusutan Kasus Kekerasan Aparat

“Kami selaku Badan Eksekutif Mahasiswa FT UNM mengecam tindakan tidak senonoh yang diduga dilakukan oleh petinggi Universitas Negeri Makassar. Hal ini merusak kepercayaan sivitas akademika dan melanggar undang-undang,” tegas Muammar di hadapan massa aksi.

 

BEM FT UNM juga menyampaikan tiga tuntutan utama dalam orasinya:

1. Verifikasi terhadap Rektor UNM terkait dugaan pelecehan seksual.

2. Pernyataan sikap Senat UNM secara resmi terkait kasus tersebut.

3. Transparansi dan objektivitas pihak kepolisian dalam mengawal proses hukum atas dugaan pelecehan yang terjadi.

Baca Juga Berita :  Tolak Omnibus Law, Mahasiswa UNM Bacakan Puisi

Muammar menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tidak akan berhenti sampai kasus ini tuntas secara hukum.

Ia menyerukan solidaritas mahasiswa untuk terus menjaga idealisme dan memperluas perlawanan.

“Perjuangan ini bukan hanya hari ini, tapi akan terus berlanjut sampai kasus ini tuntas. Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia!” serunya lantang.

Usai menggelar aksi di depan Menara Pinisi, massa mahasiswa kemudian melanjutkan pergerakan menuju Polda Sulsel untuk mendesak aparat menindak lanjuti laporan secara transparan.(*)

*Reporter: Muh Apdal Adriansyah

Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
HMI Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Pendidikan Tinggi Dicopot atas Dugaan Pelanggaran Hukum
Ketua HMI Koorkom UNM Desak Copot Mendiktisaintek
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WITA

Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Potret Nurfadillah Pemenang Juara 2 Lomba Video Opini LPM Profesi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Raih Juara 2 Lomba Opini, Angkat Tema Pemanfaatan AI secara Bijak

Senin, 22 Jun 2026 - 17:54 WITA

Poster Olimpiade Pendidikan dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Olimpiade Pendidikan dan Pekan Pujangga Hadirkan Lomba Esai Nasional

Senin, 22 Jun 2026 - 17:20 WITA

Potret Dosen FISH Ahmad Jamalong. (Foto:Ist)

Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Dosen FISH Nilai Penayangan Film Pesta Babi Tidak Ganggu Kerukunan Umat Beragama

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:49 WITA