BEM FIP UNM Sebut Omnibus Law Resahkan Rakyat

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2020 - 14:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam aliansi Front Perjuangan Rakyat (FPR) ikut menggelar aksi terkait pengesahan UU Cipta Kerja dan Omnibus Law. Aksi ini berlangsung di Depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Selasa, (6/10).

Presiden BEM FIP, Andi Ahmad Farid mengatakan, aksi tersebut merupakan cara mereka merespon ketidakterimaannya pengesahan UU Omnibus Law. Menurutkan pengesahan yang dilakukan oleh DPR dan jajarannya terlalu maraton.

“Saya pikir hari ini pemerintah harusnya lebih memperhatikan tentang percepatan penangan covid ketimbang pengesahan uu omnibus law ini,” katanya.

Lanjut, mahasiswa angkatan 2017 ini berharap agar DPR RI bisa lebih mendengarkan dan melihat kondisi rakyat, serta dapat merevisi kembali UU cipta kerja.

“Harapan kami kedepannya DPR RI mencabut UU omnibus law atau merevisi UU omnibus law yang tidak pro terhadap rakyat,” harapnya.

Adapun isi orasinya:

“Kami menolak UU Omnibus Law karena di anggap bahwa Omnibus Law ini akan meresahkan rakyat apabila di terapkan, kita ketahui bersama ada beberapa klatser yang menjadi pembahasan salah satunya klatser ketenagakerjaan yang di mana upah nanti akan dibayar perjam, nah hal ini lah kedepannya yang akan menghapus upah minumum, sanksi bagi perusahaan yang menggaji di bawah upah minimum akan di hilangkan, tidak adanya denda lagi ketika perusahaan telat memberi upah pekerja , pekerja yang mengundurkan diri juga nntinya tidak akan digaji.
Nah, dari bbrapa hal di atas sudah tergambarkan bagaimana kedepannya hidup rakyat bilamana Omnibus Law ini disahkan , akhir kata kami juga menyampaikan bahwa hari ini dewan perwakilan rakyat sudah tidak menjadi wakil rakyat lagi hari ini DPR sudah menjadi penghianat rakyat dengan mematikan demokrasi yang ada di Indonesia.(*)

Baca Juga Berita :  Listrik FIP UNM Padam Dua Minggu, Mahasiswa Gerah dan Kesal

*Reporter: Ratu F. A.

Berita Terkait

Lulusan Cumlaude FIP UNM Periode Juni Bebas Tes Masuk Pascasarjana
Program Pengabdian Pengembangan Karakter Dosen FIP di Malaysia
Tingkatkan Career Awareness Dosen FIP Gelar PKM Internasional
Dosen BK FIP Hadirkan Program Psikoedukasi Career Hope Anak Migran Indonesia di Malaysia
Career-CQ Bridge Hadir di Malaysia, FIP UNM Dorong Penguatan Literasi Karier Anak Stateless
Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan Gelar PKM Monopoli Karir bagi Anak Stateless Indonesia di Malaysia
Keberanian Keluar dari Zona Nyaman Buahkan Gelar Duta Kampus FIP UNM 2026
Usung Tema Ana’ Di Lao, Aksara FIP UNM Rayakan Milad ke-17
Berita ini 53 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:35 WITA

Lulusan Cumlaude FIP UNM Periode Juni Bebas Tes Masuk Pascasarjana

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:17 WITA

Program Pengabdian Pengembangan Karakter Dosen FIP di Malaysia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:54 WITA

Tingkatkan Career Awareness Dosen FIP Gelar PKM Internasional

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:27 WITA

Dosen BK FIP Hadirkan Program Psikoedukasi Career Hope Anak Migran Indonesia di Malaysia

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:00 WITA

Career-CQ Bridge Hadir di Malaysia, FIP UNM Dorong Penguatan Literasi Karier Anak Stateless

Berita Terbaru

Foto kegiatan LPM Penalaran UNM Pada Kegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) XXIX, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX

Senin, 22 Jun 2026 - 18:18 WITA

Potret Nurfadillah Pemenang Juara 2 Lomba Video Opini LPM Profesi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Raih Juara 2 Lomba Opini, Angkat Tema Pemanfaatan AI secara Bijak

Senin, 22 Jun 2026 - 17:54 WITA