Atasi Keterbatasan Lahan, Dosen Teknik Elektro Kembangkan Pertanian Perkotaan Berbasis IoT

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi Smart Urban Farming yang Terintegrasi dengan Teknologi Internet of Things (IoT) dan Energi Tenaga Surya, (Foto: Int.)

Inovasi Smart Urban Farming yang Terintegrasi dengan Teknologi Internet of Things (IoT) dan Energi Tenaga Surya, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) ciptakan smart urban farming yang terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) dan energi tenaga surya. Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas tantangan ketahanan pangan di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.

Tim ini di pimpin oleh dosen Pendidikan Teknik Elektro, Muhammad Riska. Program pengabdian masyarakat ini menyasar Lorong RT 006 RW 011, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Muhammad Riska, menjelaskan bahwa keunggulan utama program ini terletak pada integrasi teknologi IoT dengan sumber energi mandiri berbasis panel surya, yang mampu menekan biaya operasional sistem pertanian perkotaan.

“Kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya produktif, tetapi juga berkelanjutan. Dengan dukungan IoT dan tenaga surya, masyarakat dapat mengelola sistem budidaya secara efisien tanpa bergantung pada pasokan listrik konvensional,” jelasnya.

Selain berfokus pada produksi pangan, program ini juga mengusung konsep zero waste melalui pengelolaan limbah rumah tangga berbasis ekonomi sirkular. Warga setempat diberi edukasi mengenai pemilahan sampah organik, anorganik, hingga bahan berbahaya dan beracun (B3).

Baca Juga Berita :  Pendaftaran Diksar UKM Sintalaras Diperpanjang

“Kami tidak hanya membangun sistem pertanian, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan. Sampah yang selama ini menjadi masalah dapat kami ubah menjadi sumber daya yang bernilai dan mendukung keberlanjutan program,” tambahnya.

Program pengabdian masyarakat ini merupakan hasil kolaborasi lintas disiplin ilmu yang melibatkan Akhyar Muchtar dari bidang Teknik Elektro dan Reski Praja Putra dari bidang Pertanian, serta mendapat dukungan dari sejumlah mahasiswa UNM. (*)

*Reporter: Hafid Budiawan

Berita Terkait

Inovasi SINAR Hadirkan Layanan Akademik Satu Pintu  di Ilmu  Administrasi Negara
MOOCs dan Gamifikasi untuk Meningkatkan Blended Learning
GDGoC UNM Kenalkan Komunitas Teknologi melalui Info Session
Tim PKM-RSH UNM Lakukan Preventif Kekerasan Seksual Lewat Smart Comic Berbasis Kearifan Lokal
Mahasiswa UNM Ciptakan Smart Lab Berbasis IoT, Hemat Energi dan Efisien
Kemajuan Audit Internal dengan Aplikasi A Quality
Inovasi Smart Tekstil Circuit untuk Tingkatkan Kemandirian Disabilitas
Model Pembelajaran VR Berbasis STEM Siap Tingkatkan Keterampilan Siswa SMK
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:59 WITA

Atasi Keterbatasan Lahan, Dosen Teknik Elektro Kembangkan Pertanian Perkotaan Berbasis IoT

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:06 WITA

Inovasi SINAR Hadirkan Layanan Akademik Satu Pintu  di Ilmu  Administrasi Negara

Senin, 15 Desember 2025 - 18:21 WITA

MOOCs dan Gamifikasi untuk Meningkatkan Blended Learning

Senin, 27 Oktober 2025 - 22:23 WITA

GDGoC UNM Kenalkan Komunitas Teknologi melalui Info Session

Minggu, 19 Oktober 2025 - 00:26 WITA

Tim PKM-RSH UNM Lakukan Preventif Kekerasan Seksual Lewat Smart Comic Berbasis Kearifan Lokal

Berita Terbaru

Foto bersama para pemenang perlombaan, (Foto:Ist.)

Fakultas Teknik

Mahasiswa FT Raih Juara II Kasau Championship 2026

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:43 WITA

Potret Pengurus Himatep dengan Pembimbing dan Kaprodi TP, (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Gelar P2M di Jeneponto, Himatep UNM Berkomitmen Berdayakan Masyarakat Desa

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:53 WITA