UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi saat Kepala UPT Keamanan UNM Sterilkan Area Kampus 1 Gunung Sari, (Foto: Dok. Profesi)

Situasi saat Kepala UPT Keamanan UNM Sterilkan Area Kampus 1 Gunung Sari, (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keamanan Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan sterilisasi kawasan Kampus 1 Gunung Sari. Langkah ini mereka ambil setelah muncul indikasi penyusupan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) pasca aksi unjuk rasa pada pertigaan Jalan Pendidikan, Selasa (23/6).

Kepala UPT Keamanan UNM, Dahlan, menyatakan petugas memeriksa area kampus guna mengantisipasi masuknya oknum luar yang mencoba mengatasnamakan mahasiswa UNM.

“Tadi ada aksi pada pertigaan Jalan Pendidikan, nah setelah itu masuk ke sini, dan tidak jelas bukan juga mahasiswa. Mau saya tanya jangan sampai penyusup dari fakultas atau universitas lain masuk ke sini mengatasnamakan UNM,” katanya.

Lebih lanjut, Dahlan sempat menemukan oknum dalam area kampus yang memberikan keterangan berbelit-belit. Oknum tersebut mengaku sebagai mahasiswa salah satu fakultas namun tidak mengetahui informasi tentang fakultasnya.

“Saya tanya, dia jawab mahasiswa psikologi lalu saya tanya lagi jurusan apa pada psikologi, dia tidak tahu. Yang jelas sepertinya bukan mahasiswa UNM,” jelasnya.

Dahlan menegaskan bahwa pihak kampus memperketat pengamanan karena sejarah konflik kampus yang kerap muncul akibat provokasi pihak luar.

“Potensi penyusupan ke UNM sangat besar, jangan sampai terjadi lagi penyerangan oleh orang luar. Makanya kami mengecek apakah yang bersangkutan betul mahasiswa UNM atau bukan serta mensterilkan lebih dahulu area Gunung Sari,” tegasnya.

Baca Juga Berita :  Aliansi Mahasiswa UNM Adakan Aksi Tuntutan

Dahlan menambahkan bahwa saat ini petugas masih terus mencari oknum tersebut. Ia juga menilai sikap oknum yang enggan menemui aparat menjadi indikasi adanya masalah.

“Jadi sementara pencarian. Tapi, kalau dia tidak mau bertemu dengan aparat, berarti memang bermasalah. Patut dicurigakan,” tambahnya.

Terakhir, Dahlan mengimbau seluruh sivitas akademika UNM untuk bekerja sama mendukung proses sterilisasi ini demi kenyamanan bersama.

“Lebih baik kita mencegah daripada terjadi baru kita sesali,” pungkasnya. (*)

Reporter: Hafid Budiawan

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi
Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:04 WITA

UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:39 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama Tim PPK Ormawa Himanika dan Pimpinan Fakultas (Foto: Int).

Fakultas Teknik

Lepas Tim PPK Ormawa, FT Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Berkelanjutan

Selasa, 23 Jun 2026 - 20:23 WITA