PROFESI-UNM.COM – Tiga Mahasiswi Jurusan Pendidikan Khusus (PKh) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggagas sebuah media inovatif berupa Alat Baca Kata Berbasis Barcode. Alat tersebut tampil pada sesi Expo di kegiatan Inclusive Innovation Fair 2026 yang bertempat di Gedung Convention Hall, Kamis (21/5).
Tim yang menyusun pembuatan alat tersebut melibatkan tiga mahasiswi, yaitu Safina, Runi Khairunisyah, dan Deby Oktavia. Proses manufaktur dan pengembangan alat baca berbasis barcode ini memakan waktu yakni sekitar tiga bulan.
Selaku perwakilan tim, Safina. Ia menjelaskan Ide pembuatan alat muncul saat mereka melaksanakan kegiatan observasi lapangan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Makassar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi Kak kemarin kami sempat melakukan observasi di SLB Negeri 1 Makassar, kami melakukan observasi terhadap anak tuna daksa cerebral palsy jenis spastik. Nah, ada anak yang mengalami kesulitan dalam proses membaca dan mendeteksi warna, jadi kami merancang terkait dengan media tersebut,” jelasnya.
Dalam prosesnya, Safina menyebut tim menggandeng mahasiswa dari Teknik Elektronika untuk merakit komponen elektronik. Sebelumnya tim ingin merancang alat untuk pendeteksi warna, tetapi dosen pembimbing tidak menyetujui rancangan awal tersebut.
“Sebenarnya kemarin kami ingin mengambil terkait alatnya itu untuk pendeteksi warna tetapi karena dosen tidak setuju jadi kami mengubah ke pendeteksi kata. Kami merancang terkait dengan media tersebut, dimana kami meminta bantuan atau kolaborasi dengan anak teknik elektronika,” sebutnya.
Safina berharap media pembelajaran pendeteksi kata tersebut mampu membantu anak-anak berkebutuhan khusus. Ia juga menambahkan bahwa inovasi ini bertujuan mempermudah para guru menciptakan suasana kelas interaktif.
“Semoga ini bisa menjadi karya bermanfaat, menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan. Adapun, yang membutuhkan perhatian khusus seperti belum bisa membaca, juga ini bisa membantu guru menciptakan pelajaran yang menarik,” harapnya. (*)
*Reporter: Ratna Wulandari







