Warna Ungu Disebut Memiliki Makna Khusus dalam Budaya Bugis

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Sofyan Basri saat Memaparkan Materi dalam Kegiatan Talkshow Pendidikan, (Foto: Kirei Augusta Aulatallah Uzhma)

Potret Sofyan Basri saat Memaparkan Materi dalam Kegiatan Talkshow Pendidikan, (Foto: Kirei Augusta Aulatallah Uzhma)

PROFESI-UNM.COM – Sofyan Basri, dosen Teknologi Pendidikan (TP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM), menjadi narasumber dalam kegiatan Talkshow Pendidikan. Selain itu, kegiatan ini bertempat di Sekretariat Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Makassar, Selasa (23/4).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Dekolonisasi Pendidikan”. Dalam pemaparannya, Sofyan Basri turut menyoroti penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan.

Baca Juga Berita :  Cara Mudah Membagi Waktu antara Kuliah, Organisasi, dan Hobi

Ia menyampaikan bahwa terdapat penelitian dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan penelitian tersebut menunjukkan sebagian besar pengguna AI belum mampu merefleksikan hasil yang teknologi tersebut berikan. Juga, penelitian ini MIT lakukan pada tahun 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penelitian MIT menunjukkan bahwa sekitar 83 persen pengguna AI belum mampu merefleksikan hasil kerja AI. Penelitian ini terlaksana pada tahun 2026,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  Rektor UNM Akan "Bersih-Bersih", Usai Ditemukannya Brankas Narkoba

Selain mengkritik tentang pengguna AI. Sofyan juga menyinggung bahwa AI memiliki keterbatasan dalam memahami konteks budaya lokal.

Ia menjelaskan bahwa warna ungu dalam budaya Bugis memiliki makna tertentu. Hal tersebut tidak serta-merta dapat AI pahami.

“Dalam bahasa Bugis, warna ungu memiliki makna khusus. Hal-hal seperti ini belum tentu bisa ditangkap oleh AI,” tuturnya. (*)

*Reporter: Kirei Augusta Aunatullah Uzhma

Berita Terkait

Gelar P2M di Jeneponto, Himatep UNM Berkomitmen Berdayakan Masyarakat Desa
Langkah Konsisten Menuju Predikat Wisudawan Terbaik FIP
Pimpinan FIP Klarifikasi Polemik Senat PAW, Tunjukkan Dokumen Resmi
Dekan FIP Bantah Tuduhan Otoriter dalam Penetapan Senat PAW
Plt Rektor Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu Lewat Kebijakan Fast Track
Mahasiswa TP FIP Ajar Anak Miris Akses Pendidikan Secara Sukarela di Kecamatan Tallo
Lulusan Cumlaude FIP UNM Periode Juni Bebas Tes Masuk Pascasarjana
Program Pengabdian Pengembangan Karakter Dosen FIP di Malaysia
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:53 WITA

Gelar P2M di Jeneponto, Himatep UNM Berkomitmen Berdayakan Masyarakat Desa

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:50 WITA

Langkah Konsisten Menuju Predikat Wisudawan Terbaik FIP

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:02 WITA

Pimpinan FIP Klarifikasi Polemik Senat PAW, Tunjukkan Dokumen Resmi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:48 WITA

Dekan FIP Bantah Tuduhan Otoriter dalam Penetapan Senat PAW

Senin, 13 Juli 2026 - 23:56 WITA

Plt Rektor Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu Lewat Kebijakan Fast Track

Berita Terbaru