PROFESI-UNM.COM– Putri Anggun Nur Farahim, mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), berhasil terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mapres) mewakili jurusannya menuju Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (29/4).
Ketertarikan Anggun mengikuti Pilmapres bermula dari sosok senior yang menginspirasi. Senior tersebut merupakan Mahasiswa Berprestasi II FIP yang memaparkan berbagai prestasinya saat Anggun masih menjadi mahasiswa baru.
“Sejak maba saya sudah terkesan dengan senior yang tampil memaparkan prestasinya. Dari situlah muncul keinginan saya untuk mencoba mendaftar sebagai mapres,” ujar Anggun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Manajemen Waktu dan Motivasi yang Tinggi Jadi Peran Penting
Anggun mengaku bahwa menyeimbangkan kehidupan akademik, organisasi, dan pribadi bukanlah hal yang mudah. Namun seiring waktu, ia menemukan kunci keseimbangan pada kemampuan menentukan prioritas dan regulasi diri yang baik.
“Banyak hal yang saya korbankan, termasuk kesehatan. Tapi saya belajar bahwa semuanya bisa berjalan seimbang jika kita bersikap asertif dan punya regulasi diri yang baik,” tutur Anggun.
Persiapan berkas Pilmapres ia mulai sekitar dua pekan sebelum batas pengumpulan. Pekan pertama diisi kebingungan menentukan topik gagasan kreatif dan video bahasa Inggris, namun diskusi bersama alumni mapres membantunya menemukan arah yang tepat.
“Saya berusaha bertanya kepada alumni mahasiswa berprestasi sebelumnya. Hal itu sangat membantu saya agar lebih terarah dalam menentukan topik,” kata Anggun.
Pekan kedua menjadi masa paling berat bagi Anggun karena bersamaan dengan tugas-tugas UTS. Ia mengaku banyak mengorbankan waktu tidur bahkan air mata, namun dukungan dari keluarga, dosen, dan teman-teman menjadi sumber kekuatan yang membuatnya terus bertahan.
“Support dari orang-orang terdekat membuat saya lebih kuat dan termotivasi. Saya berusaha memberikan yang terbaik dalam Pilmapres ini meskipun banyak kendala,” tambah Anggun.
Dibalik perjuangannya di Pilmapres, Anggun juga menyimpan pencapaian membanggakan lainnya yakni menjadi Awardee Djarum Beasiswa Plus. Program bergengsi tersebut memberikan bantuan finansial sekaligus pelatihan softskill yang seluruhnya dibiayai oleh Djarum Foundation.
“Saya merasa sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari program Djarum Beasiswa Plus. Bantuan finansial dan pelatihan yang saya terima benar-benar membentuk saya menjadi pribadi yang lebih siap,” ujar Anggun.
Kini dengan terpilihnya Anggun sebagai Mapres jurusan BK, ia siap melangkah lebih jauh untuk mengharumkan nama jurusan di tingkat fakultas. Ia berharap prestasinya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani mencoba dan tidak berhenti berkembang.
“Tetaplah mencoba walaupun terlihat mustahil, bahkan walaupun kamu meragukan dirimu sendiri. Tidak ada yang tahu kedepannya kita seperti apa, jadi jangan berhenti untuk mencoba,” pungkas Anggun. (*)
*Reporter: Azizah Auliyah







